Kabar baik bagi para pengguna openSUSE, sekarang openSUSE 12.2 Mantis sudah dirilis. Bagi pengguna GNOME seperti saya, maka bisa saya katakan ini adalah desktop dengan Gnome Shell terbaik yang pernah saya cicipi. Tentu saja openSUSE merilis dalam versi GNOME dan KDE.
Saya sempat mengalami kesulitan saat hendak mencicipi edisi ini, ketika Tumbleweed diperbarui dengan lebih dari 800 MB data baru, sistem gagal di-booting saat memilih ketersediaan GRUB 2 yang dibawa oleh openSUSE teranyar ini. Masih bisa masuk Windows, sehingga saya unduhkan manual Live CD edisi GNOME.
Namun karena Live CD tidak bisa digunakan untuk melakukan peningkatan, maka terpaksa dilakukan pemasangan secara bersih (clean install). Kelemahan lain adalah sejumlah besar aplikasi dan data mesti diunduh lagi karena belum tersedia di Live CD.
Pratampil Desktop GNOME openSUSE 12.2 Mantis.
Saya bisa menangkap kesan rapi dan ringan jauh lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Belum lagi boot screen dan splash screen yang cantik, bahkan Windows 7 bisa dikatakan kalah jauh. Kecepatam boot juga meningkat secara signifikan, sehingga terasa sangat ringan.
Kini Gnome Shell bisa dinikmati tanpa perlu kartu grafis yang mumpuni, karena llvmpipe software renderer in Mesa GL mengizinkan CPU mengambil alih tugas ini dari kartu grafis. Ini berarti pengguna openSUSE bisa menikmati Gnome Shell yang inovatif dengan menggunakan komputer lawasnya. Apalagi ya yang lain, mungkin sedikit sentuhan di sana-sini, seperti Empathy yang kini mendukung video call, serta dukungan akun Live Mail, Facebook, Twitter dan Google yang terintegrasi dengan keseluruhan desktop GNOME 3.4 yang ditanamkan.
Ini akan menjadi sistem operasi yang menemani saya hingga delapan bulan ke depan. Untungnya tidak ada data penting yang hilang karena semuanya sudah dicadangkan dengan Dropbox.
Studi fase 3b terbaru di JAMA Network Open melaporkan 54% perempuan dengan ISK tanpa komplikasi merasakan gejala membaik dalam 24 jam setelah gepotidacin. Namun desain studinya satu lengan, tanpa pembanding dan tanpa penyamaran. Artikel ini membedah angka, keterbatasan, keamanan, serta relevansinya bagi praktik klinis dan pengendalian resistansi antibiotik di Indonesia.
Bahu adalah sendi paling sering mengalami dislokasi di tubuh manusia—dan salah tangani bisa berujung ketidakstabilan berulang. Artikel ini mengulas mekanisme cedera, lesi Bankart dan Hill-Sachs, protokol reduksi dan imobilisasi terkini, hingga kapan operasi seperti Bankart repair atau Latarjet diperlukan, lengkap dengan konteks layanan ortopedi di Indonesia.
Laporan Direktur Regional WHO Pasifik Barat untuk periode Juli 2025–Juni 2026 memuat bab khusus Indonesia. BPOM naik kelas sebagai WHO Listed Authority dan wabah polio dinyatakan selesai, tetapi hanya 5% penderita hipertensi yang terkendali dan cakupan campak dosis kedua masih 78%.
WHO merilis paket panduan 2026 untuk mencegah penyakit akibat panas di acara massal. Intinya: nilai risiko sejak awal, pasang pelindung berlapis seperti air minum, area pendingin, dan jalur rujukan, tentukan tingkat eskalasi sebelum acara, serta ubah pesan “minum air” menjadi arahan yang didukung layanan nyata. Relevan bagi penyelenggara di Indonesia.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
8 tanggapan
Fad
di kampusku sudah menggunakan linux bli,, mudah digunakan kok, tapi karena office-nya masih enakan Ms. Office,, hehehe
Tinggalkan Balasan