Kata “jatuh cinta” memang tidak ada aslinya pada budaya Timur, serapan budaya Barat memberikan warna itu. Cinta dalam budaya Timur lebih lembut dan tak kentara. Setidaknya demikian yang diuangkapkan Makoto Shinkai dalam film terbarunya. Saya memang penggemar karya-karya Makoto Shinkai, karena yang dituangkannya ke dalam animasi adalah racikan seni yang sesungguhnya.
Berbeda dari karya sebelumnya, Children Who Chases the Lost Voices, karya ini mengembalikan kita ke dunia nyata hanya saja dengan sentuhan klasik yang begitu apik. Dalam bahasa Jepang, cinta aslinya ditulis sebagai “Koi”, yang bermakna “kesedihan yang menyendiri”, sedangkan kini ditulis sebagai “Ai”, makna cinta yang disetarakan saat ini di seluruh dunia.
Shinkai menunjukkan bahwa cinta itu bisa jauh lebih sederhana dari apapun yang pernah kita bayangkan, lebih lembut dari belaian manapun, dan lebih tajam dari keyakinan apapun.
Anda tak perlu mempertanyakan bagaimana detil keindahan karya seorang Makoto Shinkai, film animasi ini tidak bisa disandingkan begitu saja dengan kebanyakan animasi yang ada, apalagi yang tayang di televisi sebagai hiburan anak-anak. Ini lebih pada sebuah karya seni dibandingkan hiburan semata.
Film ini berjenis drama, tidak ada unsur keajaiban apa pun yang disematkan di dalamnya. Satu-satunya keajaiban adalah jalan cerita yang sungguh indah, musik latar yang menyejukkan – coba dengarkan lagu tema “A Rainy Morning” di dalamnya.
Kadang saking memukaunya, saya terasa menonton film 3D dalam layar yang datar. Ini adalah koleksi yang wajib dimiliki. Tidak ada kata-kata yang tepat untuk menggambarkannya, terlalu mengagumkan bagi saya.
Nasihat wisata apa yang selalu Anda ikuti? The allure of travel lies in the promise of the unknown—new landscapes, unfamiliar cultures, and the thrill of discovery. Yet, beneath the shimmering surface of adventure lies a bedrock of practical preparation that is often overlooked. While the spontaneous spirit of a journey is to be cherished, it… Read more: Before Travelling
Seorang penilai permata ditemukan menjadi kaca di ruang yang terkunci dari dalam. Di bengkel di bawah kota, sebuah jendela emas menyimpan rahasia yang bernyanyi.
Puisi seorang guru di Bronx yang dinyanyikan Billie Holiday pada 1939 dan membawa soal hukuman gantung massal ke piringan hitam Amerika. Mengapa lagu ini penting, dan apa saja yang masih diperdebatkan?
EKG 12 sadapan merekam aktivitas listrik jantung dalam hitungan menit. Kenali indikasi, persiapan, cara membaca hasil, dan batasannya menurut pedoman AHA/ACC.
Cincin putih keabu-abuan di tepi kornea umumnya bagian dari penuaan, tetapi pada usia muda atau hanya satu mata, ia perlu dikaitkan dengan pemeriksaan lemak darah.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
kok “suasananya” mengingatkan saya pada “Beck MCS” yah … 😀 tapi bedanya di detail sih … yang ini keren banget … nontonnya harus malem supaya menghayati suasana
mumpung lagi banyak para “penyebar benih” bli 😀 … belom tentu 1-2 bulan kedepan mah … saya pun sepertinya tidak akan lama-lama menyebar benih karena bulan baru masih lama LOL … tau sendiri lah di teluk perompak…
masa engga pernah nonton anime “Beck”? … harus nonton bli. belom pernah kan nonton “slice of life” kehidupan anak band jepang yang bermimpi go internasional … ceritanya mirip2 perpaduan kapten tsubasa dan agnes monika lah hahahaha … sayang saya nontonya di DVD kalau bli mau nonton ada versi dubbing bahasa inggris (yang menurut saya malah sedikit tidak nyaman, karena ceritanya sendiri gabungan jepang dan amerika .. jadi absurb kl di dub *pendapat pribadi*)
Tinggalkan Balasan