A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Sudah lama saya tidak menggunakan Gnome Shell karena setahun ini mencoba menggunakan Ubuntu dengan Unity-nya. Ubuntu memang menawarkan banyak kemudahan, bisa dibilang tidak membuat banyak pusing ketika digunakan. Saya bahkan tidak mengikuti perkembangan Linux, karena rasanya sudah nyaman dengan Unity, tidak menyangka banyak yang baru di luar sana. Saya melirik kembali Shell kegemaran saya, yaitu Gnome Shell yang sekarang sudah pada sampai pada versi dekstop Gnome 3.10.

Ada banyak fitur baru yang menarik di Gnome 3.10 dibandingkan apa yang saya gunakan sekitar setahun yang lalu. Bahkan tidak ada lagi ikon-ikon yang tampak bodoh dan jumbo. Semuanya tampak rapi (meskipun saya tidak tahu pasti resolusi layar yang digunakan), dan bisa saja ini menjadi bujukan bagi saya untuk keluar dari zona nyaman.

Pun sebenarnya Gnome sendiri adalah zona nyaman saya yang sesungguhnya. Saya sebenarnya ingin mencoba Arch sebagai distribusi baru, ah tapi pekerjaan benar-benar membuat saya tidak bisa berkonsentrasi untuk mulai menguak seluk beluk distribusi Linux baru.

Lihatlah pratampil Gnome 3.10 di atas, siapa yang tidak tertarik menggunakannya? Bahkan pengguna Windows pun mungkin akan ingin keluar dari zona nyamannya. Entahlah, apa saya akan jadi mencobanya, tapi yang jelas yang satu ini cukup menarik.

Artikel Baru Terbit

  • Siklotimia: Ketika “Naik-Turun Suasana Hati” Bukan Sekadar Karakter
    Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
  • Buah Delima dan Jantung yang Kaku: Mengenal Urolithin A, Harapan Baru untuk Gagal Jantung HFpEF
    Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca