Sistem operasi Android biasanya sudah melekat pada ponsel pintar atau komputer tablet, tapi saya ingin mencoba menjalankannya di komputer dengan menggunakan VirtualBox. Alasan saya memilih VirtualBox karena jika sudah memerlukan lagi, datanya bisa dihancurkan dengan mudah.
VirtualBox juga bermakna saya bisa mengaplikasikan cara serupa pada sistem operasi lainnya, baik berbasis Windows, Linux, maupun Mac OS. VirtualBox yang saya gunakan adalah rilis terbaru dari Oracle, sedangkan untuk Android yang digunakan adalah Android 4.4.2 KitKat dengan core Linux 32-bit.
Tampilan menu pada Android 4.4 KitKat yang berjalan pada mesin VirtualBox. Dijalankan pada Windows 8.1 dengan memberikan ruang sebesar 8GB dan RAM 1 GB dengan video memori sebesar 64 MB.Jendela about device menunjukan seri Android 4.4.2 sedang digunakan.
Kesan saya setelah menjalan Android 4.4.2 KitKat pada VM adalah cukup berat, mungkin memang memerlukan komputer dengan spesifikasi tinggi untuk menjalankan sistem operasi Android pada mesin virtual. Untuk koneksi Internet sebagainya tidak ada masalah, walau tentu saja tidak bisa digunakan sebagaimana pada tablet, tapi tetikus bisa menggantikan sentuhan jari.
Berikut adalah video panduan untuk memasang Android pada komputer dengan menggunakan VM VirtualBox.
Setelah memasang VirtualBox di komputer, Anda tinggal memasang Android melalui berkas ISO, seperti menginstal Windows atau Linux pada umumnya.
PRO
Bagi yang tidak punya sistem Android, maka di sini berkesempatan mencicipi sejumlah variasi sistem Android via layar komputer atau laptop.
Aplikasi Android seperti BBM, Peta, dan sebagainya, bisa dijalankan di komputer.
Tidak perlu pengetahuan sebagai pengembang (developer) aplikasi.
Mudah dan multiplatform.
KONTRA
Menghabiskan sumber daya yang banyak.
Pengalaman pengguna (user experience) menjadi terbatas.
Bukan Android yang sebenarnya.
Kalau menurut saya, jika ingin uji coba dengan Android; lebih baik membeli tablet murah atau sejenisnya dan bisa diutak-atik sesuka hati; jauh lebih baik daripada hanya menggunakan mesin virtual.
Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.
Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
8 tanggapan
Dayat
gan,biar virtual androidnya konek ke internet gimana gan?
Saya tidak mengalami masalah itu, karena secara otomatis jika sistem operasi utama sudah terhubung Internet, maka sistem operasi di dalam mesin virtual juga sudah ikut dapat akses Internet seingat saya.
Tinggalkan Balasan