Hari kesehatan sedunia atau World Health Day jatuh pada tanggal 9 April tahun ini; saya rasa mungkin tidak akan banyak terlihat di negeri ini karena rakyat akan disibukkan oleh pesta yang konon demokrasi pada hari yang sama. Maka jika demikian, singkat saja saya sampaikan di sini pesan untuk Hari Kesehatan Sedunia tahun 2014 (ah…, serasa jadi pejabat saja).
Kali ini, topik Hari Kesehatan Sedunia tahun adalah “Small Bite: Big Threat”, yang artinya gigitan atau sengatan yang kecil bisa menjadi ancaman yang besar. Di seluruh dunia ada sejumlah besar keluarga serangga yang menjadi vektor banyak penyakit bagi manusia, seperti penyakit-penyakit demam berdarah, malaria, kaki gajah dan banyak lainnya.
Dan kita, memiliki kemampuan untuk menghindari penyakit-penyakit yang ditularkan melalui gigitan atau sengatan serangga-serangga ini. Di Indonesia misalnya kita mengenal gerakan 3M+ untuk mengatasi demam berdarah, dan hal ini juga bisa diterapkan pada kondisi lainnya.
Saya rasa dengan begini, setiap orang bisa menyumbangkan sesuatu untuk kesehatan masyarakat yang lebih baik. Jika kita bisa mengenal bagaimana penyakit bisa menghampiri kita, maka kita memiliki kemampuan untuk mencegahnya terjangkit di sekitar kita.
Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.
Kombinasi vaksin mRNA personal (intismeran autogene) dan pembrolizumab terbukti unggul dibanding pembrolizumab tunggal dalam mencegah kekambuhan melanoma berisiko tinggi pasca-operasi, menurut hasil interim uji fase 3 INTerpath-001. Ini menjadi bukti fase 3 pertama untuk terapi neoantigen individual berbasis mRNA, meski data kelangsungan hidup keseluruhan masih ditunggu.
Studi kohort 20 tahun terhadap 112 ribu tenaga kesehatan AS mengungkap: minum minuman manis setiap hari bisa lebih dari menggandakan risiko kanker lambung—bukan lewat infeksi H. pylori, melainkan jalur metabolik seperti resistensi insulin dan peradangan. Bagaimana relevansinya dengan tren konsumsi gula di Indonesia yang terus melonjak? Simak ulasannya.
WHO memperbarui tinjauan 2016 tentang dampak kesehatan penggunaan ganja non-medis: potensi THC meningkat, pasar legal meluas global, dan bukti makin kuat soal ketergantungan, psikosis, gangguan kognitif remaja, hingga risiko kardiovaskular. Di Indonesia, ganja tetap narkotika golongan I berdasarkan UU 35/2009, tanpa perubahan meski tren dunia bergeser ke legalisasi.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
4 tanggapan
Antyo
wah baru tahu saya kl 9 april hari kesehatan sedunia.
selama ini cuma dengar tapi gak tahu tanggalnya 🙂
#memalukan
Aku ini nggak takut nyamuk, tapi aku takut pada scabies. Mereka tidak kelihatan, tapi nongkrong di rumah-rumah dengan sprei yang jarang dicuci. Misalnya rumah kost. Atau asrama. Paling sering, pesantren.
Skabies yang ndak nyaman karena gatalnya mengganggu pas jam tidur di malam hari. Lalu kalau satu anggota keluarga tertular, yang lain juga berpotensi besar tertular.
Tinggalkan Balasan