Ketika bayi lahir, mereka mengalami perubahan kondisi lingkungan. Katakanlah dari tempat yang hangat ke tempat yang dingin. Jika tidak dibantu, bayi baru lahir ini dapat mengalami penurunan suhu tubuh yang dikenal sebagai hipotermia, dan pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.
Bantuan sederhana dapat diberikan. Biarkan bayi baru lahir berada dalam dekapan ibunya, dengan tindakan kasih sayang kecil ini, tanpa memisahkan bayi dari ibunya, kita dapat menyelamatkan bayi tersebut dan menghindarinya hipotermia yang bisa berakibat fatal.
Berikut adalah video promosi kesehatan dari WHO untuk mendukung program dekapan pertama bagi bayi oleh ibunya.
Anda juga bisa mendapatkan informasi lebih banyak mengenai hal ini dengan mengunjungi situs resmi thefirstembrace.org, atau berkonsultasi dengan dokter keluarga Anda.
Jika Anda adalah seorang calon ibu yang berencana melahirkan di sebuah fasilitas pelayanan kesehatan, Anda dapat bertanya apakah fasilitas tersebut menyediakan kebijakan dan layanan dekapan pertama ini pada setiap bayi baru lahir. Fasilitas pelayanan kesehatan Anda mungkin memiliki nama dan pendekatan yang berbeda untuk teknik ini.
Artikel ini membahas konsep Automatic Stop Order (ASO) dalam penggunaan antibiotik untuk mengatasi resistensi antimikroba. ASO otomatis menghentikan terapi antibiotik setelah periode tertentu, kecuali diperpanjang oleh dokter. Penerapan yang tepat dapat mengurangi risiko efek samping dan resistensi, serta meningkatkan keselamatan pasien di fasilitas kesehatan.
Panduan tata laksana terbaru WHO 2026 untuk leishmaniasis viseral (kala-azar) dan PKDL di Afrika Timur dan Asia Tenggara memperkenalkan regimen pengobatan baru dan manajemen relapse, serta memperingatkan tentang efek samping mata dari miltefosin. Kewaspadaan klinis di Indonesia tetap penting karena mobilitas pekerja migran.
Artikel ini membahas pentingnya pengelolaan hak akses sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) dan rekam medis elektronik (RME) bagi staf PPA. Mengingat kasus akses yang terabaikan setelah pengunduran diri, dibutuhkan prinsip least privilege dan model joiner-mover-leaver untuk mencegah celah keamanan data pasien. Peninjauan berkala dan mekanisme akses darurat juga diperlukan untuk memastikan keamanan.
Downtime pada SIMRS/RME adalah risiko yang tidak terhindarkan bagi fasilitas kesehatan. Regulasi Permenkes 24/2022 dan STARKES mewajibkan rumah sakit memiliki prosedur serta pelatihan untuk mengatasi kondisi ini. Praktik terbaik internasional menekankan pentingnya sistem cadangan, dokumen manual, dan simulasi berkala untuk memastikan keselamatan pasien dan kelangsungan layanan.
Sosialisasi Prognas Juli 2026 menegaskan bahwa Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) adalah syarat kelulusan akreditasi rumah sakit, dengan kewajiban nilai 100%. Fokus utamanya adalah kesalahan administratif seperti tautan tidak valid dan dokumen tidak sesuai, yang dapat membuat laporan dianggap tidak sah, meminta perhatian khusus Tim PRA dan KPRS.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan