Banyak yang sudah mulai mencoba dan beralih ke Plasma Desktop milik KDE 5, namun saya masih ada di Gnome 3.16 dengan menggunakan Gnome Shell tentu saja – walau kadang melirik Budgie Desktop juga. Juga dengan resminya openSUSE Tumbleweed menggunakan KDE 5 – Plasma Desktop, berarti sebentar lagi pengguna KDE akan melejit lebih banyak lagi, karena tidak bisa dipungkiri banyak pratilik yang tersebar di dunia maya membuat penasaran akan keindahan yang ditampilkan Plasma Desktop.
KDE adalah kekuatan power user, Anda bisa melakukan banyak hal dengan KDE, termasuk cuci mata dengan fitur-fitur yang eye candy. Mereka yang baru pindah dari Windows, saya rasa akan sangat puas dengan bagaimana KDE memoles tampilannya.
Meskipun KDE dikatakan lebih ramah sumber daya (atau lebih ringan dibandingkan Gnome), dan saya rasa juga demikian; tidak lantas membuat saya pindah menuju desktop serba bisa tersebut. Sesuatu menahan saya tetap berada di Gnome, sebuah lingkungan kerja yang sederhana dan mumpuni.
Gnome shell memang berat, apalagi untuk netbook yang dipacu oleh Intel Sandybridge Mobile Celeron 1,1 GHz, meskipun dengan RAM 4 GB, tetaptampaknya tidak akan selancar menggunakan Plasma Desktop (menurut perkiraan saya). Oleh karena keterbatasan ini, saya terpaksa melepas openSUSE – sampai mungkin saya berjodoh dengan mesin yang lebih tangguh; saya menggunakan rilis distribusi yang lebih ramah sumber daya untuk tetap mendapatkan Gnome dengan cukup ringan.
Saya bukan penggemar Mac OS, dan memang tidak punya kemampuan finansial untuk menjangkau mesin kelas atas tersebut. Tapi lingkungan yang ditawarkan Gnome mungkin bisa efektif seperti menggunakan Mac OS. Kalau masalah kemiripan, sepertinya malah tidak mirip sama sekali.
Keep It Simple, Stupid! – KISS, suasana kerja yang sederhana adalah yang saya perlukan. Dibandingkan menggunakan Plasma Dekstop dan mencoba memuaskan dahaga akan “telur paskah” di dalamnya, saya lebih senang dengan situasi tentang, it’s a sanctuary, dan bekerja dengan nyaman.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah sudah beralih ke Plasma Desktop atau masih bertahan dengan yang sebelumnya Anda gunakan?
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan