Sebagai tenaga kesehatan atau sukarelawan di bidang kesehatan yang berada di garda depan dalam mengatasi masalah-masalah campuran antara sosial dan kesehatan, akan sering berhadapan dengan pelbagai kondisi psikologi dari masyarakat. Tergantung pada situasi yang dialami, hingga kondisi mental individu-individu dalam masyarakat itu sendiri.
Jadi, bagaimana tenaga atau sukarelawan kesehatan dapat membantu dirinya dan orang lain dalam memahami dan mengelola rasa takut?
Video teknis di atas, dikembangkan secara khusus sebagai bagian dari paket pelatihan untuk membantu profesional kesehatan dan staf lapangan dalam mempersiapkan diri untuk terlibat dan berkomunikasi dengan masyarakat yang terkena dampak Ebola. Video tersebut merupakan sebuah kontribusi terhadap upaya EVD oleh Dr Daniel Siegel, yang merupakan Direktur Eksekutif, Lembaga Mindsight dan Profesor Klinis di UCLA School of Medicine, menggunakan banyak disiplin untuk memahami sains tentang pikiran.
Dr Siegel menjelaskan dengan cara yang mudah dan mudah untuk mengetahui cara kerja pikiran manusia dan bagaimana rasa takut mempengaruhi respon biologis, fisiologis, emosional, kognitif dan perilaku. Dr Siegel menggarisbawahi pentingnya pengetahuan baik ini bagi profesional kesehatan untuk mempromosikan saling terbuka dan terhubung, serta membangun kepercayaan dengan individu, keluarga dan masyarakat yang sedang mengalami ketakutan.
Meskipun video berfokus pada Ebola, kontennya akan berguna bagi para profesional yang bekerja di situasi darurat lainnya.
Artikel membahas tantangan resistensi antibiotik di ICU, menyarankan pendekatan Prospective Audit and Feedback (PAF) untuk penggunaan antibiotik yang bijaksana. PAF melibatkan kolaborasi antara tim penatagunaan dan dokter untuk meninjau terapi antibiotik secara berkala, mendukung evaluasi yang cepat, dan meningkatkan keselamatan pasien sambil mencegah resistensi bakteri.
Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan