Sebagai tenaga kesehatan atau sukarelawan di bidang kesehatan yang berada di garda depan dalam mengatasi masalah-masalah campuran antara sosial dan kesehatan, akan sering berhadapan dengan pelbagai kondisi psikologi dari masyarakat. Tergantung pada situasi yang dialami, hingga kondisi mental individu-individu dalam masyarakat itu sendiri.
Jadi, bagaimana tenaga atau sukarelawan kesehatan dapat membantu dirinya dan orang lain dalam memahami dan mengelola rasa takut?
Video teknis di atas, dikembangkan secara khusus sebagai bagian dari paket pelatihan untuk membantu profesional kesehatan dan staf lapangan dalam mempersiapkan diri untuk terlibat dan berkomunikasi dengan masyarakat yang terkena dampak Ebola. Video tersebut merupakan sebuah kontribusi terhadap upaya EVD oleh Dr Daniel Siegel, yang merupakan Direktur Eksekutif, Lembaga Mindsight dan Profesor Klinis di UCLA School of Medicine, menggunakan banyak disiplin untuk memahami sains tentang pikiran.
Dr Siegel menjelaskan dengan cara yang mudah dan mudah untuk mengetahui cara kerja pikiran manusia dan bagaimana rasa takut mempengaruhi respon biologis, fisiologis, emosional, kognitif dan perilaku. Dr Siegel menggarisbawahi pentingnya pengetahuan baik ini bagi profesional kesehatan untuk mempromosikan saling terbuka dan terhubung, serta membangun kepercayaan dengan individu, keluarga dan masyarakat yang sedang mengalami ketakutan.
Meskipun video berfokus pada Ebola, kontennya akan berguna bagi para profesional yang bekerja di situasi darurat lainnya.
Tiga studi terbaru 2026 menegaskan: tak ada batas aman minum alkohol. Dua gelas sehari menaikkan risiko kanker kolorektal 91%, konsumsi rendah tetap menurunkan aliran darah otak, dan satu gelas sehari berkontribusi pada kematian dini akibat kanker serta sirosis. Simak bukti lengkapnya dan artinya bagi kesehatan masyarakat Indonesia.
Cystic fibrosis adalah kelainan genetik langka yang mengganggu transpor cairan di paru, pankreas, dan organ lain, menyebabkan infeksi paru berulang serta gangguan pencernaan. Meski jarang di Asia, kasus tetap ditemukan di Indonesia. Artikel ini membahas patofisiologi, diagnosis melalui uji keringat, serta era baru terapi CFTR modulator dan tantangan aksesnya.
Studi fase 3 UP-AA1/UP-AA2 di JAMA Dermatology menunjukkan upadacitinib—obat rematik golongan JAK inhibitor—membantu hingga 55% penderita alopesia areata berat menumbuhkan kembali minimal 80% rambut kulit kepala dalam 24 minggu. Meski menjanjikan, obat ini belum disetujui resmi untuk indikasi ini di Indonesia maupun global.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan