Setiap tanggal 20 Agustus, kita akan diingatkan dengan Hari Nyamuk Sedunia – tentu saja mungkin tidak semua orang akan ingat. Apalagi di bulan-bulan Agustus sebelum musim penghujan tiba, jumlah kasus demam berdarah dan penyakit lain dengan vektor nyamuk sedang menurun rendah. Namun bukan berarti kita berhenti waspada.
Sejak 112 tahun yang lalu, ketika Ronald Ross dari Inggris pertama kali menemukan bahwa malaria terkait dengan gigitan nyamuk betina, dunia kesehatan menemukan sebuah fakta besar tentang salah satu penyakit yang menyebabkan banyak kematian dan bagaimana membuat pencegahannya.
Dan kemudian, kita mengenal banyak panyakit yang juga ditularkan melalui nyamuk selain malaria, misalnya saja demam dengue, filariasis, chikungunya, dan lain sebagainya, hingga kasus zika yang menjadi fenoma baru-baru ini.
Oleh karena itu, tidak salah masyarakat banyak yang menganggap nyamuk adalah salah satu serangga pembawa penyakit yang paling tidak disukai (selain lalat).
Indonesia memiliki program 3M Plus untuk melakukan pencegahan terhadap penularan penyakit yang dibawa oleh nyamuk. Jika bisa, besar harapannya, agar masyarakat selalu ingat dalam rangka penerapannya. Tentu saja terobosan lain tetap dilakukan.
Selamat Hari Nyamuk Sedunia Tahun 2017, dan tetap waspada akan gigitan nyamuk pada diri kita dan anggota keluarga kita.
Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.
Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan