Belakangan ini saya berpikir untuk memilih, apakah akan bermigrasi ke Microsoft Edge? Tunggu dulu, bukankah ini terdengar konyol? Karena semenjak pendahulunya, yaitu Internet Explorer, peramban buatan Windows tidak begitu mengena di hati pengguna.
Saya hanya melihat, ada banyak polesan yang muncul pada Microsoft Edge, tapi itu juga tidak membuat saya berpikir untuk berpindah. Polesan tidak bermakna tanpa adanya manfaat langsung yang dirasakan pengguna, bukankah begitu?
Google Chrome vs Microsoft Edge (Adblock: aktif) pada Windows 10.
Pada gambar di atas, yang kiri adalah Google Chrome, dan yang kanan adalah Microsoft Edge. Saya menggunakan perbandingan mengunjungi sebuah situs yang memiliki tayangan iklan yang diposisikan tepat di atas konten, dan saya menggunakan penyekat iklan pada keduanya.
Google Chrome tidak memberikan tampilan yang nyaman, sementara Microsoft Edge benar-benar memberikan tampilan yang bersih.
Selain itu, tampilan huruf pada Microsoft Edge juga menurut saya lebih ramah di mata. Padahal keduanya sama-sama menggunakan mesin yang berbasis ‘chromium open source‘.
Lalu bagaimana dengan kalian? Peramban mana yang digunakan saat ini?
Betis pegal atau kram saat berjalan, lalu reda ketika istirahat, bisa menandakan penyakit arteri perifer. Kenali gejala, cara diagnosis dengan ABI, dan pengobatan menurut pedoman ACC/AHA 2024 dan ESC 2024.
Puisi untuk para pemuda yang melangkah ke jalan di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026: semangat yang membakar, doa yang menggetarkan, dan harapan yang membangkitkan.
Apa pengalaman wisata terburuk Anda? Travel is often described as a series of moments—some breathtaking, some challenging, and a few unforgettable for all the wrong reasons. Among the many misfortunes a traveler can encounter, from lost luggage to sudden illness, there is one that cuts deeper than most: meeting a scammer. It is not merely… Read more: The Worst Moment in Travel: The Smiling Stranger Who Steals More Than Money
Risk register rumah sakit umumnya didominasi oleh risiko klinis, sementara risiko non-klinis seperti keuangan, SDM, dan TI sering diabaikan. Artikel ini menjelaskan pentingnya manajemen risiko terintegrasi, kategori risiko wajib menurut STARKES, serta penerapan matriks 5×5 untuk menyusun risk register yang lebih komprehensif dan seimbang.
Sebuah bayi lahir di ohoi sebelah menjelang subuh. Beberapa hari kemudian, di ruang kelas berbangku papan, Raka mengajukan satu pertanyaan yang tidak ada jawabannya di buku.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
[…] setahun yang lalu, saya sempat menulis mengenai kemungkinan beralih ke peramban Microsoft Edge. Dan bagaimana setelah satu tahun berlalu? Bisa dibilang Microsoft Edge mengalami evolusi yang […]
aku masih pake Chrome mas, karena urusan pekerjaan. Aplikasi yang aku pake yang berasal dari Dinas wajib memakai Chrome. Kalau memakai perambah lain seperti Mozilla, Opera dll kagak bisa jalan.
Tinggalkan Balasan