Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 34 Tahun 2022 merupakan peraturan baru yang mengatur tentang akreditasi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), klinik, laboratorium kesehatan, unit transfusi darah, tempat praktik mandiri dokter, dan tempat praktik mandiri dokter gigi. Permenkes ini menggantikan Permenkes Nomor 46 Tahun 2015 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Permenkes Nomor 27 Tahun 2019.
Berikut adalah rangkuman isi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi
Tujuan dari akreditasi adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tersebut. Akreditasi juga merupakan salah satu syarat untuk menjadi penyelenggara pelayanan kesehatan dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Permenkes ini mengatur tentang:
Definisi dan ruang lingkup akreditasi
Standar akreditasi dan instrumen penilaian
Lembaga akreditasi independen yang berwenang melakukan akreditasi
Prosedur akreditasi dan penetapan hasil akreditasi
Pengawasan dan evaluasi akreditasi
Sanksi administratif bagi fasilitas kesehatan yang tidak memenuhi ketentuan akreditasi
Pencabutan Permenkes sebelumnya
Permenkes ini mulai berlaku pada tanggal 2 Desember 2022. Fasilitas kesehatan yang sudah memiliki sertifikat akreditasi berdasarkan Permenkes sebelumnya tetap berlaku sampai dengan masa berlakunya habis. Fasilitas kesehatan yang belum memiliki sertifikat akreditasi atau masa berlakunya habis harus mengajukan permohonan akreditasi sesuai dengan ketentuan Permenkes ini.
Permenkes ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer dan rujukan serta memberikan manfaat bagi masyarakat, fasilitas kesehatan, dan pemerintah.
Tiroiditis Hashimoto adalah penyebab hipotiroidisme paling umum di daerah cukup yodium. Kenali gejala, cara diagnosis lewat TSH dan antibodi anti-TPO, serta kapan levotiroksin diperlukan.
HAP, pneumonia yang muncul setelah 48 jam dirawat inap, membunuh hingga sepertiga pasien yang mengalaminya — namun mayoritas kasus justru terjadi pada pasien tanpa ventilator dan sering luput dari kecurigaan. Artikel ini mengulas epidemiologi, pola kuman, prinsip tata laksana, serta bundel pencegahan sederhana seperti perawatan mulut yang terbukti menekan angka kejadiannya di rumah sakit.
Raka membawa delapan belas muridnya turun ke karang untuk menghitung kampung sendiri, dan satu pertanyaan Maria membuat beberapa meja makan berhenti. Bunyi kunci di rantai sudah terdengar dari belakang.
Serpihan G-84 mengirim pesan dalam tulisan ibunya. Kaelen turun ke saluran lama untuk menemui lelaki yang selama dua puluh tahun dianggap sudah mati.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan