A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Mencari alternatif WhatsApp yang lebih bebas digunakan? Mungkin Jami adalah jawabannya. Jami adalah sebuah perangkat lunak komunikasi yang menawarkan fitur-fitur menarik bagi penggunanya. Jami adalah produk dari proyek GNU yang didukung oleh Free Software Foundation dan berlisensi GNU GPLv3 atau lebih tinggi. Jami sepenuhnya peer-to-peer dan tidak memerlukan server untuk meneruskan data antara pengguna. Jami juga menggunakan enkripsi end-to-end dengan perfect forward secrecy untuk semua komunikasi dan mematuhi standar X.509.

Keunggulan Jami antara lain:

  • Gratis dan bebas. Jami tidak membatasi ukuran file, kecepatan, bandwidth, fitur, jumlah akun, penyimpanan, atau hal lainnya. Jami juga tidak akan pernah menampilkan iklan pada pengguna.
  • Tersedia di berbagai platform. Jami dapat digunakan di Linux, Android, AndroidTV, Windows, macOS, dan iOS. Beberapa perangkat dapat dihubungkan ke satu akun Jami, dan tidak ada informasi pribadi yang diperlukan untuk membuat akun.
  • Cepat dan stabil. Latensi dikurangi dan kecepatan transfer ditingkatkan berkat koneksi peer-to-peer langsung. Pengguna yang berada di jaringan lokal yang sama dapat berkomunikasi dengan Jami bahkan jika mereka terputus dari internet.
  • Misi yang mulia. Misi Jami adalah menyediakan semua manusia dengan perangkat lunak komunikasi yang gratis, aman, dan menghormati privasi dan nilai-nilai mereka. Donasi pengguna akan membantu misi ini dengan memungkinkan proyek ini untuk berkembang, maju, dan mencapai lebih banyak orang setiap hari.

Jami adalah pilihan yang tepat bagi siapa saja yang mencari perangkat lunak komunikasi yang gratis, terenkripsi, dan privat. Jami menjamin keamanan, kenyamanan, dan kebebasan pengguna dalam berkomunikasi dengan siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Jami adalah perangkat lunak komunikasi masa depan.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar q.thrynx

    Harus diakui bahwa mengajak orang pindah platform itu bukan hal yang mudah. 🤭

    1. Avatar Cahya

      Lebih sulit dibandingkan ngajak ganti pilihan di pilpres (✿◕‿◕✿)

  2. Avatar Rini Indah

    Ini aplikasi lokal atau gimana mba? Di Indo sudah ada yg pake kah? Aku baru denger ttg Jami ini.

    1. Avatar Cahya

      Aplikasi ini dikembangkan oleh yayasan GNU secara global, jadi bukan dikembangkan secara lokal di Indonesia. Sudah ada yang pakai tapi tidak banyak, seperti Signal, belum banyak pemakai-nya. Di Indonesia masih dominan menggunakan WhatsApp dan Telegram.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca