Tepat sebulan yang lalu WHO mengumumkan merilis panduan atau pedoman baru untuk terapi malaria, dan merupakan panduan pertama yang menyertakan penyediaan secara aman dan efektif obat-obatan antimalaria.
Dalam tahun-tahun terakhir terapi jenis baru yang disebut terapi kombinasi berbasis artemisinin (ACTs) telah mengubah banyak hal dalam terapi malaria, namun jika tidak digunakan secara tepat – obat-obatan ini bisa jadi tidak efektif.
Buku ini berbahasa Inggris setebal 194 halaman dipublikasikan pada tahun 2010 dengan ISBN: 9789241547925. Dapat diunduh dengan mengklik gambar buku di atas. Atau gunakan pranala berikut.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
20 tanggapan
budiarnaya
Wah kayaknya bagus mas…. saya unduh yach,,, meski tidak mengerti siapa tau teman saya bisa bantu, satu pertanyaan mas, dulu saya kena malaria tulang waktu masih tugas di NTT, apa itu bisa kumat lagi ngak mas, sudah lama sich, tapi kalau sakit saya sering meriang dan menggigil, tapi saya tetap minum ramuan kuno Sprite + garam (waktu di NTT saya minum itu)
Biasanya civitas akedemika di sekolah-sekolah kesehatan dan kedokteran di seluruh dunia sudah terbiasa dengan textbook beratus hingga ribu halaman dengan bahasa Inggris bercampur terminologi latin. Jadi mungkin tidak disediakan terjemahannya, karena toh menjadi tidak berbeda makna karena sasaran buku ini juga instansi kesehatan, yang notabene orang-orangnya sudah dianggap terbiasa dengan bahasa Inggris untuk sarapannya 😆
Tinggalkan Balasan