Tepat sebulan yang lalu WHO mengumumkan merilis panduan atau pedoman baru untuk terapi malaria, dan merupakan panduan pertama yang menyertakan penyediaan secara aman dan efektif obat-obatan antimalaria.
Dalam tahun-tahun terakhir terapi jenis baru yang disebut terapi kombinasi berbasis artemisinin (ACTs) telah mengubah banyak hal dalam terapi malaria, namun jika tidak digunakan secara tepat – obat-obatan ini bisa jadi tidak efektif.
Buku ini berbahasa Inggris setebal 194 halaman dipublikasikan pada tahun 2010 dengan ISBN: 9789241547925. Dapat diunduh dengan mengklik gambar buku di atas. Atau gunakan pranala berikut.
Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.
Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
20 tanggapan
budiarnaya
Wah kayaknya bagus mas…. saya unduh yach,,, meski tidak mengerti siapa tau teman saya bisa bantu, satu pertanyaan mas, dulu saya kena malaria tulang waktu masih tugas di NTT, apa itu bisa kumat lagi ngak mas, sudah lama sich, tapi kalau sakit saya sering meriang dan menggigil, tapi saya tetap minum ramuan kuno Sprite + garam (waktu di NTT saya minum itu)
Biasanya civitas akedemika di sekolah-sekolah kesehatan dan kedokteran di seluruh dunia sudah terbiasa dengan textbook beratus hingga ribu halaman dengan bahasa Inggris bercampur terminologi latin. Jadi mungkin tidak disediakan terjemahannya, karena toh menjadi tidak berbeda makna karena sasaran buku ini juga instansi kesehatan, yang notabene orang-orangnya sudah dianggap terbiasa dengan bahasa Inggris untuk sarapannya 😆
Tinggalkan Balasan