A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Jangan mencari karena kutakkan mendera
Jangan sembunyi karena kutakkan melirik
Jangan berlari karena kutakkan memikul
Jangan terlelap karena kutakkan tak sekejap

Aku suara di antara setiap duka, mengapa juga engkau tetap cari
Aku tangis dari setiap rintihan penyesalan, jangan dengar detak jantungku
Aku muram yang menjelma kelabu, maka langit tak lagi peduli pada kita
Aku kalpa yang tak mungkin kau lewati, maka janganlah mendekat

Tiada rimbun kau hendak mencari teduh
Tiada rumput engkau hendak memerah susu
Tiada sungai kau bawakanku sampan
Tiada waktu kau berkata tak mengapa

Aku hanya sungguh tak paham
Setiap jilatan embun di pucuk pagi
Kau datang dan kisah pun terhenti
Tanpa kata, tanpa apa pa

Wajah tanpa topeng
Itukah siulanmu
Yang mengundang malam
Berlabuh tanpa kebimbangan

Maka biarkanlah kumenutup mata ini …

 

Tulisan ini diseret dari “Daily Lhagima

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Artikel Baru Terbit

  • Dipakai oleh Miliaran, Diriset oleh Segelintir: Agenda Riset Global WHO untuk Pengobatan Tradisional dan Posisi Indonesia di Dalamnya
    WHO menerbitkan agenda riset global untuk pengobatan tradisional, komplementer, dan integratif (TCIM) dari 2025 hingga 2034, menyoroti kesenjangan antara tingkat penggunaan yang tinggi dan pendanaan riset yang rendah. Indonesia memiliki pengguna TCIM yang besar, namun belum menyusun komitmen riset formal seperti negara lain, membuka peluang baru untuk pengembangan.
  • Menangis Belum Tentu Sakit, Diam Belum Tentu Sehat: Membaca Tanda Bahaya pada Bayi Baru Lahir
    Bayi baru lahir kerap menampakkan tanda yang mengkhawatirkan namun jinak — ruam berpindah, bersin, napas tak teratur — sementara tanda paling berbahaya justru nyaris tak terlihat: hipotermia, menyusu buruk, dan terlalu anteng. Artikel ini memetakan keduanya dalam tiga jalur keputusan, agar orang tua tahu kapan menunggu dan kapan berangkat.
  • The Ocean in a Grain of Sand: On Reading the Mahabharata as a Child
    Penulis merenungkan dua buku terpanjang yang pernah dibacanya: Mahabharata dan seri Harry Potter. Mahabharata memberikan gambaran tentang warisan dan makna kehidupan, sedangkan Harry Potter mencerminkan perjalanan tumbuh dewasa dan penemuan diri. Kedua pengalaman membaca ini membentuk identitas dan perspektif penulis terhadap dunia dan cerita.
  • Ketika Gula Darah Anak Terjun Bebas: Panduan Penanganan Hipoglikemia Pediatrik Sesuai Pedoman Terbaru
    Hipoglikemia pada anak adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Anak sadar harus diberikan glukosa oral 0,3 g/kg, sedangkan anak tidak sadar membutuhkan dekstrosa 10% intravena 2 mL/kg atau glukagon. Pengambilan sampel kritis sebelum terapi penting untuk identifikasi penyebab hipoglikemia secara tepat.
  • Diabetes: Membongkar Mitos yang Masih Dipercaya di Indonesia
    Sebelas mitos seputar diabetes—dari anggapan gula sebagai penyebab langsung hingga klaim obat herbal penyembuh instan—dibedah dengan bukti ilmiah dan data terbaru. Prevalensi diabetes Indonesia mencapai 11,7% (SKI 2023), namun mayoritas penyandang belum terdiagnosis. BPOM memperingatkan bahaya produk herbal ilegal yang mengklaim menyembuhkan “kencing manis”.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

18 tanggapan

  1. Avatar Lea Ramdhani
    Lea Ramdhani

    ngompori?? ndak mempan gan..udah kebal 😛

  2. Avatar Cahya

    Lea, ah gimana sih…, makanya Firefox-nya diupdate dong, masa masih pakai yang lawas? *ngompori*

  3. Avatar Lea Ramdhani
    Lea Ramdhani

    eh ko jadi ada lagi ya??tapi beneran ko tadi itu komenku ndak muncul..suer deh,tapi syukurlah akhirnya muncul jg..:) ah cahya jadi malu saya..ngaciiiirrr

  4. Avatar Cahya

    Lea, hilang bagaimana?

  5. Avatar lea ramdhani
    lea ramdhani

    beu..komennya ko ilang lagi sih?? 🙁

  6. Avatar lea ramdhani
    lea ramdhani

    Wah salut nih buat cahya..mau tidur aja bisa kepikiran ya nulis kata-kata yang beginian..kalo saya sih baca doa(kalo lg inget)trus langsung tidur pules deh dipulau kapuk..:D

  7. Avatar Cahya

    @Gus Ikhwan, @Tutorial WordPress, maaf komentar tertahan spam karena menambahkan kata SEO dan Tutorial di kolom nama. Untung masih sempat saya tengok, terlambat beberapa jam pasti sudah langsung terhapus.

    @Pak Narno, ndak Pak, itu saya tulis karena sedang mau tidur tadi malam 😀

    @Pandu, termakasih, dan maaf tadi komentarnya juga tertahan spam.

  8. Avatar Pandu

    Comment saya tidak muncul mas ya…

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca