A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Lega rasanya jika punya akses internet cepat jika banyak memiliki aktivitas di dunia maya yang lumayan bikin lompat ke berbagai halaman. Sayangnya, sebagaimana telah dikeluhkan sejak zaman dulu di negeri ini, maka infrakstruktur internetnya dapat dibilang ketinggalan – dan terserah masing-masing orang mau berargumentasi apapun tentang masalah ini.

Saya hanya tidak ingin terganggu dengan kecepatan akses yang tidak mumpuni ini. Dan memang saya juga tidak memiliki keinginan untuk mengganti ke kecepatan akses yang lebih tangguh – karena setangguh apapun layanan dari ISP saat ini, ya, masing-masing akan menemukan kelemahannya. Sehingga saya mengambil jalan tengah.

Saya lebih sering berselancar di dunia maya dengan menggunakan “mata tertutup” – alias mode “disable images”, salah satu cara untuk mempercepat akses ke sebuah website atau halaman di internet – termasuk blog. Jadi semua unsur gambar akan dipangkas dan dimatikan di peramban, sehingga yang tampak hanya unsur teks saja – alias tulisan saja.

Jadi mohon maaf, bagi teman-teman yang sudah cantik-cantik mendesain blognya, saya tidak bisa melihat desain itu, karena pada akhirnya saya juga hanya membaca teks saja. Bagi yang memasukkan banyak foto ke dalam tulisannya saya juga tidak bisa melihatnya, namun jika Anda menempatkan teks alternatif untuk gambar, mungkin saya masih tidak begitu kehilangan informsi tentang gambar atau foto yang dipajang di blog. Bagi yang meletakkan CAPTCHA sebagai sistem pengaman, ya mungkin saya belum berjodoh untuk ikut memberikan masukkan pada tulisan teman-teman.

Ah…, beginilah kehidupan fakir bandwidth, tapi saya bisa mengakses banyak halaman dengan lebih mudah. Walau pada akhirnya, saya juga tidak bisa membaca terlalu sering.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

30 tanggapan

  1. Avatar aldy

    Apa emang selamanya fakir bandwith ya ?

    kayaknya nggak separah itulah.

  2. Avatar agung

    Mas Cahya,
    [OOT]
    saya punya pengalaman tidak baik ketika pergi ke mall, STNK motor di bawa temen pulang, jadi marah2 via telephone sambil nungguin dia kembali 🙁

  3. Avatar imadewira

    pada intinya memang konten (teks) lah yang terpenting 🙂

    just my opinion

  4. Avatar Cahya

    @Mas Rismaka,
    Saya memang menggunakan Opera sebagai standar di PC saya – karena fitur disable image-nya bagus, dan bisa membuka dan mematikan gambar tertentu saja pada sebuah situs.
    Sayangnya dengan mode “gambar tersimpan” di Opera, ruang diperlukan untuk menjalan Opera sendiri jadi lebih besar di memori (cache memerlukan RAM lebih besar – CMIIW) di satu sisi menghemat bandwidth tapi di sisi lain memberatkan sistem kita. Jadi saya cenderung masih memilih “disable images” 🙂
    Mematikan “script” sebagaimana fitur ekstensi “noscript” di Firefox saya pilihan yang bagus, tapi Opera tidak memiliki fitur tersebut rasanya 🙁

    @Lea Ramdhani,
    Kayanya sengsara itu rasanya tetap sengsara deh 😀
    Gravatar tidak ada dalam kuasa saya, masa ilang? (He he, maaf saya juga ndak pernah lihat gambarnya) – monggo dicek di en.gravatar.com jika bermasalah 😉

    @Mas Agung,
    Setiap orang memiliki pilihannya sendiri dalam melindungi blog/situs mereka dari spam – IMHO. Dan CAPTCHA yang ampuh saya kira salah satu solusi yang masih cukup baik saat ini ditengah semakin canggihnya teknologi OCR dan “bot attack”. Ada kalanya sistem antispam biasa gagal dengan serangan spam dari komputer, dan CAPTCHA bisa membantu mencegah bencana yang mungkin timbul.
    Pun saya setuju bahwa CAPTCHA terasa sedikit merepotkan – seperti menyerahkan STNK pada petugas parkir saat kita sudah memegang karcis kendaraan kita sendiri. Tapi beberapa orang menemukannya sebagai perlindungan yang efektif. Saya pun jika ada serangan spam terlalu banyak, akan mengaktifkan kembali CAPTCHA, walau hanya dalam hitungan jam hingga serangan mereda.

    @Matahari,
    Tidak semua orang berselancar dengan mematikan fitur gambar, kalau akses baik, biasanya cukup dengan ekstensi adblock di masing-masing peramban sudah cukup 🙂

    @Mbak Vicky,
    Saya menemukan CAPTCHA bermasalah dengan pengguna peramban mobile, atau mereka yang mengakses blog/situs dari ponsel cerdas mereka. Standar seperti reCAPTHCA seringkali memberikan kata kunci yang lebih panjang daripada lebar layar ponsel (dan sayangnya dibisa digeser samping), sehingga orang tidak bisa membaca seluruh susunan CAPTHCA.
    Jadi benturannya mungkin pada aksesibilitas sebuah situs web pada perangkat bergerak seperti ponsel cerdas. Kalau dengan peramban di PC saya rasa tidak banyak bermasalah 🙂

    @Bli Wira,
    Tapi kadang teks saja bisa membuat bosan lho Bli, itulah mengapa komik lebih disukai anak-anak hingga dewasa daripada buku teks pelajaran tanpa gambar 😀

    @Pak Aldy,
    Kalau suatu saat nanti saya bisa mendapatkan akses yang bagus, saya rasa bisa lebih baik lagi. Tapi kalau melihat negeri ini masih harus mengembangkan lebih banyak hal untuk menjadikan teknologi informasi lebih terjangkau bagi masyarakat luas, maka sementara ini saya jadi fakir saja dulu 🙂

  5. Avatar Vicky Laurentina

    Yak, itu namanya berinternet dengan efektif dan efisien. 🙂

    Maaf captcha saya membuatmu tidak nyaman.

  6. Avatar matahari
    matahari

    oh gitu caranya 😀 maaf saya kuang tau banyak tentang masalah ini. Tapi lumayan, akhir-akhir ini saya juga hampir gak pernah masukin gambar ke tulisan di blog 😆

  7. Avatar Lea Ramdhani
    Lea Ramdhani

    sengsara membawa nikmat..jadi marilah berHEMAT!! sip? 😀

  8. Avatar agung

    @Mas Cahya,
    CAPTCHA kayaknya ndak enak menurut saya pribadi lho 🙂
    Mendingan kalau bisa pasang fitur pratayang saja, mengurangi salah ketik saat berkomentar, seperti di Textpattern-nya mas ardianzz

    @Mas Rismaka,
    Ya niat ndak niat sih, sebenarnya jika saya ingin sekali berkomentar ya terpaksa nyalain fitur gambar sebentar 🙂

  9. Avatar rismaka
    rismaka

    Kalau alasannya adalah hemat badwidth, kenapa tidak mematikan javascript saja mas? Karena kebanyakan javascript (jquery) yang diunduh (misal dari google library) itu jauh lebih besar dibanding hanya gambar di blog.

    Kalau buka blog saya makin hemat donk mas? jadi ga perlu disable image lagi 😀

  10. Avatar rismaka
    rismaka

    @Mas Cahya,

    Kalau selancar sambil nutup mata, enaknya pake peramban opera, karena ada fitur cache image, jadi hanya perlu membuka blog satu kali dengan gambar dihidupkan, setelah itu gambar boleh dibunuh 😀

    @Mas agung,

    Niat banget mas, kalau saya begitu nemu yang ada captcha-nya langsung saya tutup tuh, ga akan buka lagi, sampe yg empunya blog lepas tuh captcha 😆

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca