A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Hari ibu? Saya rasa rata-rata dari kita pasti sudah tahu bahwa di Indonesia setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari ibu – mungkin karena ini sudah berlangsung sejak 70-80 tahun yang lalu. Tapi kadang jika ditanyakan kembali – terutama pada saya sendiri – apa sih hari ibu itu?

Saya rasa selama saya ingat, saya tidak pernah merayakan hari ibu secara khusus. Mungkin saya tidak tahu apa yang harus dilakukan saat merayakan ibu, dan jika pun saya tahu – saya akan bertanya, mengapa demikian? Dan kadang jawabnya tak selalu tepat.

Kadang malah saya melihat semakin hari semakin banyak konsep yang terselipkan pada hari ibu, semisal perjuangan persamaan gender dan sejenisnya. Entah karena usil atau bagaimana, sejak dulu saya memang selalu bertanya-tanya mengapa orang berbicara tentang persamaan gender atau kesetaraan gender (mana sih yang benar?), lalu kaitannya dengan hari ibu apa?

Orang di pelbagai belahan bumi memiliki karakter yang berbeda-beda, menghargai sosok ibu juga dengan cara yang berbeda-beda. Jika ada yang berkata bahwa orang Bali meletakkan ibu di bawah kakinya – maka bukan berarti itu sebuah pelecehan.

Saya rasa saya tidak memiliki sesuatu yang istimewa dengan hari ibu, tapi saya selalu memiliki hal-hal istimewa bersama keluarga saya.

Artikel Baru Terbit

  • Delapan Mitos Hipertensi yang Masih Dipercaya Banyak Orang Indonesia
    Hipertensi menyerang tanpa gejala, tetapi bukan berarti tak berbahaya. Artikel ini meluruskan delapan mitos umum—dari anggapan “tidak ada keluhan berarti aman” hingga “sudah normal, boleh berhenti obat”—dengan data SKI 2023, pedoman PERHI dan ESC 2024, serta konteks kebijakan JKN dan label pangan Indonesia yang relevan bagi pembaca awam maupun tenaga kesehatan.
  • Mitos Kesehatan Seksual: Antara Pil KB, Metode Tarik, dan Kloset Umum
    Mitos seputar kesehatan seksual — dari pil KB yang dianggap mencegah IMS hingga anggapan dudukan kloset bisa menularkan penyakit — masih beredar luas. Artikel ini meluruskan sembilan mitos utama dengan data terkini kasus IMS dan HIV di Indonesia, serta menjelaskan akses layanan skrining dan pengobatan gratis melalui JKN.
  • Indah di Mata, Perlu Ditimbang di Ruang Rawat: Bunga, Tanaman, dan Hiasan Dinding dalam Kacamata Pencegahan Infeksi
    Bunga segar, tanaman pot, bingkai, dan relief dinding mempercantik suasana ruang rawat, tetapi dapat menjadi reservoir mikroba, terutama bagi pasien dengan imunitas sangat rendah. Artikel ini menimbang bukti ilmiah terbaru, pedoman CDC, dan konteks Indonesia, lalu menawarkan kerangka zonasi yang praktis agar keindahan ruang dan keselamatan pasien dapat berjalan beriringan.
  • Virus untuk Melawan Kanker: Menimbang Kisah Virolog yang Menjadi Pasien Sekaligus Peneliti
    Seorang virolog Kroasia menyuntikkan virus campak dan virus stomatitis vesikular ke tumor payudaranya sendiri, lalu tumor menyusut dan dapat dioperasi. Kisah ini memicu perdebatan etika dan harapan baru bagi terapi virus onkolitik. Artikel ini menimbang bukti, keterbatasan, dan pelajarannya bagi Indonesia. Ini bukan anjuran mencoba sendiri, melainkan bahan refleksi klinis.
  • Ketika Kelamin Bayi Tak Sesuai “Buku Panduan”: Mengenal Differences in Sex Development
    DSD adalah kondisi kongenital ketika kromosom, gonad, dan anatomi seks seseorang tidak berkembang selaras—bukan gangguan orientasi seksual. Artikel ini mengulas klasifikasi, diagnosis, tata laksana multidisiplin, serta konteks Indonesia: keterbatasan data epidemiologi, stigma sosial, dan jalur hukum penetapan status kelamin lewat pengadilan sesuai UU Adminduk.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

9 tanggapan

  1. Avatar dudik
    dudik

    hari ibu, hari pahlawan atau hari lainnya adalah satu moment untuk memberikan perhatian yg lebih pada yg di "peringati" itu saja, bila dia tidak memberikan makna apa-apa pada lita ya ngga usah diperingati….

  2. Avatar Tukangobatbersahaja
    Tukangobatbersahaja

    Saya juga tidak punya perayaan khusus.
    Berdoa kepada Ibu agar tetap sehat dan diberi kekuatan.

  3. Avatar nandini arundati
    nandini arundati

    kadang2 kita hanya perlu semacam waktu yang tepat untuk memberikan sesuatu kepada seseorang demi menjawab pertanyaan "dalam rangka apa nih?" dan bagi saya pribadi, setiap hari adalah hari ibu.. juga hari bapak.. hari anak.. dan hari untuk memberikan ungkapan kasih pada siapapun yang kita cintai.. 🙂

  4. Avatar devieriana
    devieriana

    hihih, saya udah nulis jawabannya di blog kemarin 😀
    Ya itulah maknanya udah kemana-mana sih. Padahal sejarah Hari Ibu itu bukan seperti sekarang yang cenderung "worshiping motherhood"

    Mau ada hari ibu atau hari bapak, emang kalau nggak ada hari itu kita trus nggak sayang dan nggak berterimakasih lagi sama mereka? enggak juga kan? setiap hari seharusnya tetap selalu ada cinta buat mereka ya 😉

  5. Avatar Darin

    Hari Ibu… duh jadi terngiang lagu: mother, how are you today.. 🙁

    Terberkatilah ibu2 di seluruh dunia!

  6. Avatar Andi Sakab

    wah, ganti baju juga euy, 🙂

    iya nih hari bu saya malah bersedih ya…. entah kenapa?

    1. Avatar Cahya

      Mas Andi,

      Hanya sementara saja, he he…, daripada ndak ada kerjaan.

      Mengapa bersedih, siapa tahu itu sebenarnya tanda kebahagiaan yang belum

      sempat terutarakan.

  7. Avatar Agung Pushandaka
    Agung Pushandaka

    Sejujurnya saya ndak tau sejak kapan bangsa ini memperingati Hari Ibu pada tanggal 22 Desember. Tapi biarlah, walaupun saya ndak menganggapnya spesial, saya menikmatinya seperti hari-hari peringatan lainnya, seperti Hari Buruh, Hari AIDS, Hari Blogger, dsb., yang penetapan tanggalnya pun saya ndak pernah tau sejarahnya. Hehe!

  8. Avatar yustha tt

    Hari Ibu bukan ya?? Hehe….
    Pernah baca 'sejarah'-nya hari ibu dr blog bunda Tuti di sini.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca