Beberapa jam yang lalu, saya mengunduh beberapa pembaruan untuk Ubuntu 11.04 Natty Narwhal, di antaranya berisi pembaruan untuk Mozilla Firefox. Entah mengapa, saya kemudian menemukan bahwa sepertinya ada bugs pada ekstensi “Download Them All” yang sering saya gunakan untuk mengunduh berkas via Firefox. Fitur “resume” tidak berfungsi sebagaimana mestinya, apalagi pasca peramban dimulai ulang, berkas yang akan diunduh lebih lanjut sudah hilang dari daftar unduhan.
Saya tidak ingin berspekulasi tentang kondisi ini, sehingga solusi cepatnya adalah mencari protokol alternatif. Saya memutuskan menggunakan uGet (URL Get), salah satu aplikasi untuk mengunduh berkas yang cukup ringan di Linux. Mungkin seperti Orbit Downloader yang saya gunakan pada Windows, hanya saja versi Linux tentu saja tidak berisi pesan-pesan komersial.
Pratampil uGet Download Manager pada Ubuntu 11.04
Untuk pengaturan pengunduhan berkas, saya rasa aplikasi ini cukup sederhana. Lebih dari cukup untuk digunakan jika hanya mengunduh berkas via HTTP atau FTP, hanya dengan menyalin alamat URI/URL berkas yang diunduh ke aplikasi uGet. Bahkan, bisa ditambahkan fitur protokol Bittorent dengan menggunakan Aria, tapi saya sendiri sudah menggunakan Transmission untuk keperluan ini.
Sebelum aplikasi ini bisa digunakan, terlebih dahulu memasangnya pada Natty Narwhal dengan menggunakan rangkaian perintah berikut di terminal.
Mengunduh PPA memberikan rilis terakhir untuk aplikasi uGet dan mengurangi kemungkinan bugs pada Natty. Sedangkan bagi mereka yang ingin menambahkan fitur protokol BitTorrent, silakan memasang Aria dengan perintah berikut:
sudo apt-get install aria2
Setelah itu jangan lupa melakukan setelan dengan tepat pada aplikasi. Fitur Aria bisa dioptimalkan sebagai plugin pada uGet. Dengan ini, lumayan melengkapi fungsinya sebagai download manager.
Panduan tata laksana terbaru WHO 2026 untuk leishmaniasis viseral (kala-azar) dan PKDL di Afrika Timur dan Asia Tenggara memperkenalkan regimen pengobatan baru dan manajemen relapse, serta memperingatkan tentang efek samping mata dari miltefosin. Kewaspadaan klinis di Indonesia tetap penting karena mobilitas pekerja migran.
Artikel ini membahas pentingnya pengelolaan hak akses sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) dan rekam medis elektronik (RME) bagi staf PPA. Mengingat kasus akses yang terabaikan setelah pengunduran diri, dibutuhkan prinsip least privilege dan model joiner-mover-leaver untuk mencegah celah keamanan data pasien. Peninjauan berkala dan mekanisme akses darurat juga diperlukan untuk memastikan keamanan.
Downtime pada SIMRS/RME adalah risiko yang tidak terhindarkan bagi fasilitas kesehatan. Regulasi Permenkes 24/2022 dan STARKES mewajibkan rumah sakit memiliki prosedur serta pelatihan untuk mengatasi kondisi ini. Praktik terbaik internasional menekankan pentingnya sistem cadangan, dokumen manual, dan simulasi berkala untuk memastikan keselamatan pasien dan kelangsungan layanan.
Sosialisasi Prognas Juli 2026 menegaskan bahwa Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) adalah syarat kelulusan akreditasi rumah sakit, dengan kewajiban nilai 100%. Fokus utamanya adalah kesalahan administratif seperti tautan tidak valid dan dokumen tidak sesuai, yang dapat membuat laporan dianggap tidak sah, meminta perhatian khusus Tim PRA dan KPRS.
Kegagalan akreditasi rumah sakit sering disebabkan oleh nilai Bab Program Nasional yang harus mencapai 100%. Artikel ini menjelaskan sepuluh langkah praktis untuk memperbaiki pelaporan, termasuk pemantauan lintas unit, kalender tenggat, dan simulasi self-assessment, agar rumah sakit siap menghadapi survei akreditasi.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
9 tanggapan
Melvin
saya juga baru mencoba uget di ubuntu lucid saya 😀
di windows, biasannya saya menggunakan FDM. 🙂
Septian, sebenarnya versi 4.0.1 tidak ada masalah, hanya saja beberapa hari yang lalu ada pembaruan pada sistem build dan global menu untuk Firefox 4.0.1, setelah itu bugs ini muncul.
untuk download manager, selama ini aku memakai prozzila bli.biar kata masih make persi yang lama, menurut pengalaman pengunduhan dipecah sampe 100 juga gak mengalami masalah
Alief, wah, <code>prozilla</code>? Rasanya sudah se-abad tidak pernah dengar aplikasi itu. Masih ada ya? Sepertinya terakhir berhenti di versi beta, karena tampak tidak dikembangkan, jadi saya tidak mengikutinya. Tapi boleh-lah saya saya masukkan ke daftar aplikasi alternatif. Terima kasih Mas :).
Saya sudah install sih uGet-nya. Tapi untuk mengunduh video, rasanya belum bisa ya mas? Atau mungkin ada trik tersendiri jika ingin mengunduh video lewat aplikasi uGet ini?
Mas Is, saya jarang mengunduh video, kalau dari YouTube (atau situs sejenis), saya pakai pengaya Firefox "Download Youtube Video". Rasanya aplikasi uGet belum memiliki integrasi untuk mengunduh berkas video dari situs-situs tersebut.
Tinggalkan Balasan