A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Film awal Planes memang cukup menarik. Tapi kali ini lanjutannya Planes: Fire & Rescue menurut saya tidak begitu menarik. Namun apa film dari Disney membosankan? tetap saja cukup membuat kita senang menontonnya. Terutama anak-anak tentu saja; saya rasa anak-anak akan sangat menonton film ini di waktu libur mereka, karena kemasan memang ditujukan bagi anak-anak, terutama bagaimana mereka bisa menghargai para pemadam kebakaran.

Planes: Fire & Rescue
Poster resmi Planes: Fire & Rescue. Masih tetap mengambil tokoh utama Dusty.

Saya sendiri merasa jalan ceritanya mungkin sudah tidak sesuai dengan orang seumuran saya. Tapi karena memang menyukai film animasi, jadi yang satu ini jangan sampai terlewatkan.

Kisahnya kali ini adalah ketika Dusty menemukan kerusakan pada mesin gearbox-nya, menyebabkan dia tidak bisa memacu diri kembali – atau dia akan jatuh. Frustasi kehilangan jati diri sebagai pembalap di udara, Dusty mencoba terbang malam, dan justru mengakibatkan kecelakaan dan kebakaran di bandara lokalnya, sehingga bandara tersebut ditutup oleh pihak berwenang. Guna mengatasi rasa bersalahnya, Dusty pun pergi untuk mendapatkan sertifikasi sebagai pemadam kebakaran; di sinilah petualangan baru si pesawat penyemprot hama ini dimulai.

Komedi yang segar, petualangan yang nyaman disaksikan, tokoh antogonis yang pandai menjilat, semuanya diracik menjadi sebuah film yang menarik bagi pasarnya.

Oke, saya hanya bisa memberikan nilai 7/10 untuk film animasi yang satu ini. Tidak menarik, namun sangat jauh dari buruk tentu saja. Mungkin karena ditujukan bagi anak-anak, sehingga pengkarakterannya kurang kuat.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    semakin tua saya semakin tidak mengikuti animasi 😀 bawaan umur yg semakin uzur mungkin … hehehe … d rumah ada DVD mr. pebody & sherman aja belom saya tonton…. LOL …

    1. Avatar Cahya

      Iya Mas, semakin beruban kok ndak semakin minat ya sama animasi ????.

  2. Avatar ladeva
    ladeva

    Kayaknya ini film terakhir yang aku tonton sama keponakan2ku di bioskop. Aku lupa euy adegannya apaan yang bisa bikin aku nangis. *cengeng* Klo keponakan2ku suka banget sama film ini. Kata mereka, “Dusty keren!” – padahal belum bisa baca subtitlenya. 😀

    1. Avatar Cahya

      Deva, makanya cocok buat anak-anak ????

      1. Avatar ladeva
        ladeva

        Hahaha berarti aku masih anak-anak karena aku suka film ini, bahkan ampe nangis di beberapa dialognya. 😛

      2. Avatar Cahya

        Kita kan tidak harus menjadi anak-anak untuk berempati dalam posisi mereka ????

      3. Avatar ladeva
        ladeva

        Njeh ndoro 😀

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca