Film Naruto: The Last bisa dikatakan film animasi penutup bagi kisah petualangan Naruto dan kawan-kawannya. Tapi sekaligus sebagai pembungkus resmi kisah asmara tokoh Naruto yang tidak pernah ‘dinyatakan’ secara gamblang dalam serial cerita sebelumnya oleh Masashi Kishimoto. Tentu saja dari banyak bocoran, orang sudah tahu sebelum film ini tayang perdana, bahwa Naruto akhirnya menempuh hidup bersama dengan Hinata.
Meskipun banyak yang protes, mengapa jalan cerita tidak menunjukkan Naruto berakhir bersama dengan Sakura? Tapi untungnya saya tidak mengikuti serial Naruto, sehingga tidak terlalu punya banyak komentar akan isu ini. Saya hanya mengikuti film animasinya saja.
Dibandingkan film animasi petualangan, rasanya lebih tepat dikatakan bahwa film Naruto: The Last merupakan film romantis antara dua anak muda yang baru saja melewati masa remajanya. Di mana ‘cinta monyet’ sudah ‘layak’ berakhir di sini.
Saya tidak hendak menulis mengenai jalan dan latar cerita, karena banyak tempat sudah menulisnya. Namun sebagai film penutup (walau ada lanjutannya Baruto), apa yang ditampilkan di film ini menurut saya sudah sangat pas. Dan sebuah ‘happy ending‘ yang biasanya disukai banyak orang, tentunya sebagaimana khas dari anime dari negeri sakura, berakhir juga dengan ‘peaceful ending‘.
Saya mungkin terlambat setahun menulis tentang film ini. Hanya saja sebagai penggemar animasi, saya tidak ingin melewatkannya. Apalagi mereka yang mengaku fans Naruto, tentu saja tidak akan ketinggalan bukan?
Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
ya, saya sudah menonton di bioskop ketika film ini dirilis 2 tahun lalu … deh…
banyak yg saya tidak tahu karena engga ngikutin LOL …
mengenai film anaknya … ada rumor Naruto-nya meninggal … jadi males saya nonton … hehehe …
Tinggalkan Balasan