Beberapa bulan ini, selain kerja, kuliah dan kerja, saya juga mengikuti beberapa pelatihan dan seminar yang diselengarakan secara daring. Pandemi mengubah banyak hal, salah satunya adalah bagaimana kita berkomunikasi dalam kelompok besar. Tentu saja tidak semua pelatihan yang masuk dalam agenda saya dilakukan secara daring, tapi sebagian besar ya.
Pelatihan yang saya terutama terkait dengan pencegahan dan pengendalian infeksi. Ini adalah salah satu ujung keilmuwan manajemen kesehatan yang paling bermanfaat di era pandemi. Bagaimana mengelola orang dan tempat yang di mana berpotensi menjadi area penularan COVID-19 tetap aman bagi banyak orang yang memanfaatkannya.
Sertifikat pelatihan PPI Online
Selain pelatihan secara daring, setidaknya beberapa buku menemani saya untuk memperkaya diri. Dua di antaranya yang menjadi favorit saya adalah “Prevention and Control of Infections in Hospitals: Practice and Theory” oleh Bjørg Marit Andersen, dan buku “Infection Prevention New Perspectives and Controversies” oleh Gonzalo Bearman dan kawan-kawan.
Pun demikian, saya masih tetap merasa bahwa pengetahuan saya selalu ada kurangnya, dan perlu selalu diasah dan perbarui setiap saat. Dan masih ada sejumlah pelatihan serta lokakarya dengan topik yang serupa menanti saya pada bulan ini.
Sebagai seseorang yang dengan risiko tinggi terkena COVID-19 akibat kerja, saya berharap pelatihan ini memberikan saya bekal untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar saya selama pandemi.
Inspektur Valerius akhirnya bercerita tentang malam di gerbang timur Lab Gamma dua puluh tahun lalu. Sebuah nama yang dihitamkan arsip kembali ke permukaan.
Lagu Jepang yang judul Baratnya tidak ada hubungannya dengan isinya, namun menembus puncak tangga lagu Amerika pada 1963. Mengapa lagu Kyu Sakamoto ini penting, dan apa yang masih diperdebatkan?
Foto toraks adalah pemeriksaan paling sering untuk menilai paru, jantung, dan rongga dada. Kenali indikasi, persiapan, cara membaca hasil, dan batasannya.
Survei PPRA Rumah Sakit adalah aplikasi web gratis untuk tim PPRA: mencatat PPS antibiotik, audit Gyssens, kepatuhan antibiotik empirik RL 3.19.8, profilaksis bedah, hingga kultur dan isolat, lalu mengekspornya ke Excel. Tanpa instalasi, bisa tanpa internet, dan tanpa nama pasien.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan