Ingin menulis sesuatu yang bersifat ilmiah, mulai dari esai hingga karya tulis dan penelitian? Kita akan memerlukan banyak membaca terlebih dahulu, meskipun kita tahu mengenai topik yang hendak kita tulis. Apa yang dipilih untuk dibaca? Ini menjadi pertanyaan berikutnya.
Sebagai praktisi kesehatan, sumber referensi saya biasanya berkisar pada situs kesehatan dan jurnal kesehatan. Sebagian besar dapat diakses melalui selingkung di PubMed, dan sebagian lain mungkin ditelusuri dengan memanfaatkan mesin Google Cendikia.
Tentu saja ada “mainan” lain yang bisa digunakan, yaitu Open Knowledge Maps.
Layanan publik ini memberikan kita sebuah cara baru untuk menemukan penelitian (dan tulisan lain) terkait topik yang hendak kita dalami dan/atau teliti.
Pengguna bisa mendapatkan gambaran, konsep terkait, pengelompokan topik, dan penandaan konten yang terbuka bagi publik (open content). Fitur terakhir biasanya sangat diminati oleh kelompok yang memiliki anggaran terbatas untuk mengakses sebuah laporan penelitian – seperti saya.
Penggunaannya juga tidak sulit. Pengguna cukup memasukkan kata kunci topik yang hendak dicari, dan sistem akan mencari 100 dokumen paling terkait dengan kata kunci tersebut. Sistem akan menentukan kemiripan kata kunci dan mengembangkan pemetaan visual bagi pengguna.
Open Knowledge Map akan membantu kita dalam mencari dan mengumpulkan, kira-kira ke arah mana tulisan atau penelitian kita dapat berjalan.
Betis pegal atau kram saat berjalan, lalu reda ketika istirahat, bisa menandakan penyakit arteri perifer. Kenali gejala, cara diagnosis dengan ABI, dan pengobatan menurut pedoman ACC/AHA 2024 dan ESC 2024.
Puisi untuk para pemuda yang melangkah ke jalan di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026: semangat yang membakar, doa yang menggetarkan, dan harapan yang membangkitkan.
Apa pengalaman wisata terburuk Anda? Travel is often described as a series of moments—some breathtaking, some challenging, and a few unforgettable for all the wrong reasons. Among the many misfortunes a traveler can encounter, from lost luggage to sudden illness, there is one that cuts deeper than most: meeting a scammer. It is not merely… Read more: The Worst Moment in Travel: The Smiling Stranger Who Steals More Than Money
Risk register rumah sakit umumnya didominasi oleh risiko klinis, sementara risiko non-klinis seperti keuangan, SDM, dan TI sering diabaikan. Artikel ini menjelaskan pentingnya manajemen risiko terintegrasi, kategori risiko wajib menurut STARKES, serta penerapan matriks 5×5 untuk menyusun risk register yang lebih komprehensif dan seimbang.
Sebuah bayi lahir di ohoi sebelah menjelang subuh. Beberapa hari kemudian, di ruang kelas berbangku papan, Raka mengajukan satu pertanyaan yang tidak ada jawabannya di buku.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan