A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saat berselancar di Internet, kita menjadi target banyak pihak, terutama yang menginginkan informasi data pribadi kita, termasuk pemilik website yang kita kunjungi. Sebagian besar peramban modern telah memiliki fungsi untuk menyampaikan “do not track” (DNT) pada fitur mereka, tapi seberapa yang bisa dicegah?

Jika Anda tidak terlalu peduli dengan data privasi Anda tersebar di mana-mana, maka fitur antitrack bukan sesuatu yang Anda perlukan. Dan tentu saja Anda juga mungkin tidak akan memerlukan VPN untuk menjaga privasi dan keamanan data Anda.

Antitrack sendiri baru dikembangkan beberapa tahun terakhir untuk melawan pencuri privasi. Dan sejumlah pengembangannya cukup memuaskan. Bahkan isu perang antara Apple dan Facebook belakangan ini juga terkait dengan pilihan “do not track.”

Do Not Track (DNT) is a way to keep users’ online behavior from being followed across the Internet by behavioral advertisers, analytics companies, and social media sites. It combines both technology (a way to let users signal whether they want to be tracked) as well as a policy framework for how companies should respond to that signal.

eff.org

Kita adalah sasaran empuk bagi pengiklan, dengan mengetahui usia, jenis kelamin, situs yang sering kunjungi, teman-teman kita, belanjaan kita, hingga wishlist yang kita simpan, maka pengiklan bisa mengirimi kita berjubel iklan-iklan yang ditargetkan ke kita.

Antitrack melengkapi fungsi incognito dalam banyak peramban, tentu saja sejumlah teknologi incognito juga memiliki fungsi perlindungan privasi dan juga pelacakan sekaligus, misalnya saja incognito oleh CUJO AI.

Saya sendiri memanfaatkan Avast AntiTrack Premium yang disertakan dalam bundel Avast Ultimate yang kami miliki. Layanan pihak ketiga sering kali lebih memudahkan pengguna dalam melakukan penyetelan kebutuhan.

Hanya perlu diingat bahwa AntiTrack tidak menghalangi atau menyekat iklan, tapi lebih spesifik pada menyekat iklan yang ditarget untuk Anda sebagai pengunjung halaman situs web. Jika tidak ingin iklan ditampilkan, penyekat iklan (adblocker) lebih tepat. Namun tetap perlu diingat, bahwa sebagian besar situs yang Anda kunjungi hidupnya berasal dari iklan, jadi selektif memilih situs mana yang menampilkan iklan akan lebih bijak.

Fitur antitrack sebenarnya bermanfaat untuk diterapkan, sayangnya di negeri kita, tidak banyak orang yang peduli pada keselamatan privasi. Kita adalah negeri saling berbagi, mulai dari berbagi komputer, peramban, hingga sandi, yang sering sulit dibagi cuma cuan.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan semakin maju dalam melacak aktivitas internet Anda. Tambahkan perangkat seluler dan hasilnya adalah kurangnya privasi online. Jika Anda tidak nyaman dengan itu, Anda perlu mempelajari cara menyisih dari aplikasi yang melacak Anda.

Sebagian besar layanan populer yang Anda gunakan (seperti platform media sosial dan Google) serta perangkat seluler Anda memberi Anda pengaturan untuk menonaktifkan pelacakan. Masalahnya adalah, Anda harus menggali sedikit untuk menemukannya. Namun, setelah Anda melakukannya, mematikan pengumpulan data cenderung sangat mudah.

John Huges – CodewinWP

Artikel Baru Terbit

  • Gula Darah Tinggi yang Diam-Diam Merusak: Memahami Diabetes Melitus Tipe 2
    Diabetes melitus tipe 2 menyerang diam-diam—hanya satu dari 4-5 penyandang di Indonesia yang menyadari kondisinya. Artikel ini membahas patofisiologi resistansi insulin, kriteria diagnosis PERKENI, peran SGLT2 inhibitor dan GLP-1 receptor agonist dalam terapi terkini, serta kesenjangan akses pembiayaan JKN/BPJS terhadap golongan obat baru tersebut.
  • Empat Pembaruan Kunci Pedoman Malaria WHO 2026: Apa yang Berubah dan Apa Artinya bagi Indonesia
    WHO mengeluarkan pembaruan pedoman malaria pada September 2026, mencakup empat perubahan penting: pencegahan malaria pada ibu hamil dengan HIV, batas penggunaan primakuin dosis tunggal, formulasi baru artemether-lumefantrine untuk bayi <5 kg, serta peninjauan jadwal vaksin. Pembaruan ini relevan untuk Indonesia, khususnya Papua sebagai daerah berisiko tinggi.
  • Vaksin RSV untuk Ibu Hamil: Ketika Antibodi Ibu Jadi Perisai Pertama Bayi
    Vaksin RSV maternal (Abrysvo) terbukti menurunkan risiko penyakit saluran napas bawah berat pada bayi hingga 90% dalam 90 hari pertama bila diberikan pada minggu ke-28–36 kehamilan. WHO baru mengesahkan vial multidosisnya untuk memperluas akses global. Di Indonesia, vaksin ini sudah terdaftar BPOM namun belum masuk program nasional.
  • Guru di Garis Depan: Panduan Baru UNESCO, UNICEF, dan WHO untuk Menjaga Kesehatan Jiwa di Ruang Kelas
    Panduan baru UNESCO-UNICEF-WHO (2026) menegaskan peran guru dalam kesehatan jiwa sekolah: mempromosikan kesejahteraan, menyadari tanda distres, dan menghubungkan murid ke dukungan — tanpa mendiagnosis atau memberi terapi. Dengan I-NAMHS mencatat 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, panduan ini relevan bagi UKS, PPKSP, dan sistem sekolah Indonesia.
  • Ketika Si Kecil Tiba-Tiba Sering Haus dan Berat Badannya Turun: Mengenal Diabetes Melitus Tipe 1
    Diabetes melitus tipe 1 pada anak Indonesia meningkat tajam dalam dua dekade terakhir, namun tujuh dari sepuluh kasus baru terdiagnosis setelah jatuh ke ketoasidosis diabetikum. Artikel ini membahas patofisiologi, kriteria diagnosis, lima pilar pengelolaan, teknologi CGM, imunoterapi teplizumab, serta konteks jaminan BPJS Kesehatan bagi penyandang DMT1.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca