A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Halo, teman-teman. Kali ini saya akan berbagi cara memasang WPS Office pada openSUSE Linux. WPS Office adalah salah satu aplikasi perkantoran yang populer dan kompatibel dengan Microsoft Office. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur menarik seperti tabbed document, cloud sync, PDF converter, dan lain-lain. Sayangnya, WPS Office tidak tersedia di repositori openSUSE, jadi kita harus mengunduh paketnya secara manual dari situs resminya.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk memasang WPS Office pada openSUSE Linux:

Buka browser dan kunjungi situs resmi WPS Office. Pilih versi yang sesuai dengan arsitektur sistem kita, dulu ada pilihan 32-bit atau 64-bit, sekarang hanya disediakan apakah memilih paket DEB atau RPM. Pilih Paket RPM, dan klik tombol Download untuk mengunduh paketnya.

Setelah selesai mengunduh, masuk ke direktori di mana berkas paket diunduh. Misalnya di download. Dan temukan berkas tersebut, lalu klik kanan dan pilih buka dengan YaST Software.

Pastikan saat memilih tidak ada program pemasangan atau pembaruan program yang sedang berjalan, misalnya automatic update, karena dapat mencegah dimulainya proses pemasangan. Jika terlanjur, coba matikan proses berjalan yang menghalangi pemasangan. Jika gagal mematikan, batalkan upaya untuk melihat kode proses PID yang menghalangi – ekstrem-nya, bisa dilakukan perintah kill pid dengan hak administrator untuk mematikan proses-proses tersebut.

Jendela YaST akan muncul untuk menampilkan konfirmasi bahwa paket WPS Office Suite akan dipasang di sistem, dan menunggu persetujuan kita. Sebagai catatan, versi WPS yang resmi dirilis (saat ini versi 2019) umumnya masih dalam versi beta, dalam artian versi uji coba. Jika tidak berkeberatan, maka lanjutnya dengan menyetujui proses ini.

Jika muncul peringatan bahwa paket WPS rusak, terutama kegagalan integritas. Itu karena WPS setahu saya tidak menyediakan kunci publik untuk konfirmasi integritasnya.

Untuk melanjutkan, pilih abaikan saja peringatan tersebut.

Setelah semua selesai, kita bisa menemukan WPS Office 2019 di menu, dan beberapa aplikasi penyertanya.

Secara umum, bagi yang memerlukan keperluan hanya untuk mengetik. Maka pilihan ini sudah lebih dari sekadar cukup, walau saya menemukan beberapa pesan galat ketika membuka dokumen yang berasal dari Microsoft 365.

Apakah saya merekomendasikannya untuk pengguna Linux? Saya rasa tidak untuk saat ini. Ada beberapa alasan saya.

  1. Belum ada repositori resmi, baik pada distribusi ataupun flathub/snap. Yang juga berarti tidak ada proses pembaruan/peningkatan yang mudah ataupun otomatis.
  2. Masih dalam versi beta (entah sampai kapan).
  3. Belum bisa mendapatkan fitur dari versi premiumnya di Linux, meskipun berlangganan.
  4. Kompabilitas yang kurang dengan dokumen yang dihasilkan oleh Microsoft Office ataupun Microsoft 365.
  5. Terlalu besar untuk sekadar menulis. Sebagai perbandingan, ukuran WPS Office 2019 adalah 1,3 GB; FreeOffice 2021 adalah 240 MB; LibreOffce di sekitar 500 MB; OnlyOffice mengambil kurang dari 900 MB.

Tapi jika Anda memerlukan fitur eksklusif yang ada pada WPS Office dan tidak bisa digantikan oleh software alternatif lain, maka WPS layak jadi pilihan.

Artikel Baru Terbit

  • Cyclospora: Parasit Mikroskopis yang Mengintai di Balik Sayuran dan Buah Segar
    Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
  • Ngopi Pagi di Sragen, Otot Lebih Padat: Apa Kata Riset Terbaru soal Kopi dan Komposisi Tubuh?
    Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
  • Faktor Kesuburan Pria: Sisi yang Sering Terlewat dalam Pencarian Momongan
    Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
  • Ketika Muntah Datang Seperti Badai yang Terjadwal: Mengenal Cyclic Vomiting Syndrome
    Muntah hebat yang datang berulang lalu hilang seolah tak pernah terjadi—inilah wajah cyclic vomiting syndrome, gangguan interaksi otak-usus yang sering disalahpahami sebagai gastroenteritis biasa. Artikel ini mengulas patofisiologi, kriteria diagnosis Rome IV, pembaruan pedoman NASPGHAN 2025, serta tata laksana berbasis bukti terkini bagi klinisi di layanan primer maupun rujukan.
  • Demo Besar 27 Agustus 2026: Apa yang Perlu Dicermati Pelaku Bursa Saham dalam Jangka Pendek
    Besok, 27 Agustus 2026, Jakarta akan menggadakan unjuk rasa besar oleh berbagai aliansi. Tuntutan termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan. Aksi ini dapat mempengaruhi IHSG dan rupiah, dengan proyeksi pergerakan cenderung sideways dalam beberapa hari ke depan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca