Memasang Steam pada openSUSE itu gampang banget! Pertama, kamu perlu memastikan sistemmu sudah ter-update. Buka terminal dan ketik sudo zypper refresh untuk memperbarui daftar paket. Setelah itu, kamu bisa langsung install Steam dengan perintah sudo zypper install steam. Tunggu proses instalasi selesai dan voila! Steam siap dimainkan di openSUSE-mu.
Kalau kamu pengguna openSUSE Tumbleweed, ada kemungkinan kamu perlu menambahkan repositori ‘non-oss’ karena beberapa library yang dibutuhkan Steam ada di sana. Caranya mudah kok, tinggal tambahkan dengan perintah
Nah, setelah Steam terinstall, jangan lupa untuk restart komputer kamu. Ini penting untuk memastikan semua library yang dibutuhkan oleh Steam sudah ter-load dengan benar. Setelah restart, buka Steam dan log in dengan akunmu, atau buat akun baru jika kamu belum punya.
Catatan:
Jika memasang steam melalui Flatpak, maka biasanya steam-devices belum terpasang, karena paket flatpak tidak menyertainya. Install melalui YaST atau dengan melalui terminal:
sudo zypper in steam-devices
Jika ingin bisa memainkan game yang hanya didesain untuk Windows di Linux, bisa menggunakan Proton+ yang diunduh dari flatpak juga. Lalu memilih opsi kompatibiltas di pengaturan steam pada “aktifikan Steam Play untuk semua game lain.” Anda perlu memulai ulang Steam untuk mendapatkan efek, dan ada pilihan menjalankan game dengan apa.
Setelah itu, game yang biasanya hanya bisa dipasang di Windows, kini bisa dipasang di Linux. Misalnya seri Final Fantasy.
Ini menjadikan openSUSE cukup ramah untuk gamer yang ingin menggunakan Steam di Linux. Selamat bermain game di openSUSE!
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan