Belakangan ini udara kota Jogja sering kali membuat gerah, walau hujan di sore hari…, rasanya ingin berenang lagi (he he, kaya bisa saja). Jika badanku tidak bergerak dengan baik, rasanya juga tidak bisa digunakan berpikir dengan baik. Saya rasa pikiran jadi cepat buntu dan tidak bisa berkonsentrasi dengan banyak hal.
Saya tidak pernah bisa berenang dengan baik, mungkin karena tidak serius belajar. Terakhir kali saya mencoba berenang dengan serius, saya menemukan diri saya di dasar kolam sedalam 3 meter. Atau pada kisah yang lainnya, saya nyaris di seret ombak di Pantai Lebih, saat minta tolong ke pada orang yang di pantai eh malah dikira lagi becanda dan mereka tertawa, apa boleh buat, terpaksa menguras otak dan tenaga agar bisa sampai lagi di bibir pantai.
Tapi karena satu dan lain hal berkenaan dengan masalah kesehatan yang saya miliki, maka dokter ahli orthopaedi saya hanya mengizinkan renang sebagai satu-satunya olah raga yang aman untuk kondisi ini. Tidak seperti di pedesaan dengan sungai membentang, orang bisa tinggal nyemplung, tapi di kota kolam renang yang bersih tidak-lah murah, paling tidak lumayan menguras dana juga. Tapi kalau memang niat berolah raga untuk kesehatan memang harus bergerak, kalau tidak … (duh…, perutku bertambah ndut) mungkin tidak akan pernah mencapai apa pun.
Hanya saja mencari kolam renang yang enak dan dekat adalah masalahnya sekarang, beberapa kilometer hanya untuk berenang. Ha ha…, ya ya…, kita lihat saja nanti, apa saya bisa berenang lagi.
Miokarditis adalah peradangan otot jantung, paling sering akibat infeksi virus. Kenali gejala, cara diagnosis dengan MRI jantung, tata laksana, dan kapan boleh kembali berolahraga menurut pedoman ESC 2025.
Seorang tukang kayu berusia 58 tahun mengalami kontraktur Dupuytren, yang menyebabkan jari manis dan kelingkingnya menekuk ke telapak tangan. Penyakit ini disebabkan oleh pertumbuhan miofibroblast abnormal, dengan faktor risiko termasuk usia dan diabetes. Tata laksana bervariasi mulai dari observasi sampai bedah, dengan rekurensi sebagai tantangan utama.
Kepmenkes HK.01.07/MENKES/875/2026 menetapkan PNPK Demam Tifoid pada Dewasa. Pedoman ini menegaskan kultur sebelum antibiotik, membatasi tes Widal tunggal, menata layanan berjenjang, dan memuat kriteria rujuk. Ulasan ini membahas isi pokok, kekuatan, catatan kritis, serta implikasinya bagi indikator mutu dan praktik di puskesmas maupun rumah sakit.
Surat Edaran Bersama 30 Juli 2026 mengatur pengajuan klaim JKN dari rekam medis elektronik yang terintegrasi SATUSEHAT, dengan tahap penuh mulai Juni 2027. Materi BPJS Kesehatan 6 Oktober 2026 menunjukkan bahwa kesiapan itu juga menentukan nilai kredensialing dan rekredensialing FKRTL.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Rasanya itu agak mencurigakan, apa tidak ditegur sama pemilik vila-nya? Btw, minta kampus buat klub renang biar dibuatkan kolam renang dong Pak Dosen 🙂
renang itu olahraga paling asyik.. menyehatkan dan bisa main air krn banyak airnya.. hehe.. biarpun sy gak bisa renang tp suka ke kolam renang main air.. haha..
wahhh wahh gak bisa komen karena gak pandai berenang.. hikss hikss…
tapi suka banget emang kekolam berenang rame2 ama temen… ademmmmm dipinggir kolam 😀 cuma bisa ngelihat dari jauh mereka2 pada ketengah… …
.-= delia´s last blog ..Malam Minggu lage….. =-.
Tinggalkan Balasan