A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saat membaca tulisan Mas Rangga tentang “Kura-Kura Ninja 2012“, saya jadi asyik membuka situs Nickelodeon, namun sayangnya, saya tidak menemukan film yang dimaksud, mungkin hanya baru sekadar wacana. Bahkan Avatar: Legend of Korra saja belum jadi dirilis karena penambahan episode.

Namun saya menemukan permainan produksi Nick yang berjudul “TMNT DA”, dan versi promosinya bisa dicicipi via peramban. Saya pun mencobanya melalui peramban Opera saya, dan lumayan juga – mengingatkan saya pada permainan Nitendo era dulu.

Pada permainan ini, kita bisa memilih menggunakan salah satu karakter dari Kura-Kura Ninja (Leonardo, Donatello, Raphael atau Michelangelo) untuk bertualang mengalahkan Foot Clan (nama yang lucu) dan – seperti biasa – menyelematkan dunia.

Kontrolnya pun sangat mudah, hanya ada dua tipe aksi dan gerakan empat aksis. Namun untuk menghasilkan combo masih cukup sulit bagi saya yang bukan gamer.

Anda tidak suka Kura-Kura Ninja? Jangan khawatir, sepertinya Nick masih punya sejumlah permainan lain yang cukup menarik, seperti Sponge Bob, petualangan Po (Kung Fu Panda) ataupun karakter G.I. Joe. Yang Anda perlukan hanyalah peramban modern, dengan sedikit kesabaran saat pertama kali meluncurkan (loading) permainan pada koneksi Internet yang kurang cepat.

Saya tidak sempat mencobanya lebih jauh lagi, karena hari ini sepertinya harus banyak beristirahat.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

12 tanggapan

  1. Avatar Indobrad
    Indobrad

    siwer, peramban kok dibacanya jamban. “Kura-kura Ninja dalam Jamban” gitu 🙁

    1. Avatar Cahya

      Wah ha ha…, kok bisa jauh sekali, sampai ke jamban segala :D.

  2. Avatar Fad

    Sekarang internetnya udah stabil nggak bli? Masih pake kartu yang dulu??
    hehe

    1. Avatar Cahya

      Fad, stabil lambat 😀 – masih, malas ganti kartu lagi.

  3. Avatar Asop

    Lho, Mas Cahya lagi sakit? 🙁

    1. Avatar Cahya

      Ha ha…, ini lagi kehabisan dosis anime Mas Asop :D.

  4. Avatar ladeva

    Kalo mainin games ini gak mau di depan Abiil ah, yang ada dia yang gatel pengen mainin mulu 😛

    1. Avatar Cahya

      Deva, kamu sudah besar, masa masih main game melulu :D.

  5. Avatar gadgetboi

    saya juga tahu dari mbah wiki bli 😀 … belum pasti tapi ketika melihat trailer jadi penasaran. yang bikin saya penasaran lagi ya trailer live action itu 😀 …

    btw trims atas info gamenya! saya coba mainin ah …

    1. Avatar Cahya

      Mas Rangga, kadang wiki juga mengambil dari isu yang beredar :D. Oh, itu permainan seperti game tempo dulu :).

  6. Avatar Darin

    Mengingatkan saya pada Angry Birds di Chrome, Bli 😀
    Apakah ini bisa diinstal dan dimainkan secara offline? Sepertinya asyik banget buat saya yg juga fans berat KKN, terutama Raphael.. ciaaaat! 😀

    1. Avatar Cahya

      Wah, kalau ini permainan daring berbasis flash, ndak tahu ya apa bisa diunduh untuk dimainkan luring. Soalnya kan permainan komputer (Windows) untuk Kura-Kura Ninja juga ada, dulu pernah saya lihat di tempat teman saya.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca