A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Mari kita buat ini menjadi singkat; Conky Manager adalah salah satu aplikasi populer di kalangan pengguna Linux yang gemar mengolah apa yang disebut “desktop art” dengan menambahkan conky ke dalam desktop sehingga tampak menjadi cantik. Hanya saja, conky asalinya seperti sebuah bijih besi, jika tidak diolah dengan baik, maka tidak akan menampilkan keindahan yang diharapkan. Oleh karena itu aplikasi Conky Manajer hadir untuk mempermudah kita mengolah conky.

Permasalahannya adalah, di halaman resmi Conky Manager, di sana hanya ada berkas DEB, tidak ada berkas RPM bagi pengguna openSUSE atau Fedora. Tentu saja pengguna berpengalaman tidak akan menemukan kesulitan menjadikan berkas DEB ke dalam bentuk RPM. Tapi mungkin itu jalan panjang bagi saya.

Conky Manager
Tampilan Conky Manager. Sumber: teejeetech.in

Untuk mengatasi hal ini, komunitas openSUSE (kebetulan) memiliki kontributor yang sudah menyediakan conky manajer melalui repositori OBS.

Silakan mengakses via: Install package home:DarkSS / conky-manager.

Di sana sudah disediakan paket 1-click-install untuk memasang Conky Manager. Anda bisa menggunakan fitur tersebut atau menambahkan repostori dan memasang secara manual dengan perintah yang sesuai, misalnya saya pengguna edisi Tumbleweed akan menambahkan repositori dengan perintah:

zypper addrepo http://download.opensuse.org/repositories/home:DarkSS/openSUSE_Tumbleweed/home:DarkSS.repo

Lalu menyegarkan repostori dengan perintah:

zypper refresh

Terakhir memasang aplikasi dengan perintah:

zypper in conky-manager

Jika mengalami kesulitan memasang berkas aplikasi Conky Manager yang cukup besar, bisa memasang dependensinya terlebih dahulu, dengan perintah:

zypper in conky hddtemp libgee2 sensors

Baru kemudian memasang Conky Manager, baik dengan perintah terminal seperti di atas, maupun mengunduh dulu paket binari RPM yang sesuai dengan sistem Anda, lalu memasangnya dengan menggunakan manajer paket milik openSUSE secara luring.

Selamat mencoba, dan semoga berhasil.

Artikel Baru Terbit

  • Di Balik Sederet Angka Aman: Bagaimana Dunia Menentukan Batas Residu Pestisida di Piring Kita
    Seorang ibu di pasar Sragen ragu membeli sayuran setelah membaca tentang pestisida di media sosial. Laporan JMPR 2025 FAO/WHO mengevaluasi 38 pestisida untuk menetapkan batas aman residu di pangan global. Konsumen perlu tahu bahwa residu kecil tidak otomatis berbahaya, karena sistem keamanan pangan sudah memiliki margin aman yang lebar.
  • Menyulap Chromebook Menjadi Stasiun Kerja Kantor: OnlyOffice di Linux (Crostini)
    Panduan memasang OnlyOffice, font Microsoft, dan plugin AI Sally di Chromebook lewat Linux Debian 13, lengkap dengan solusi galat libnss3.
  • Dua Keluarga, Satu Pertanyaan
    Terapi proton melepaskan energinya tepat di tumor lalu berhenti, sehingga jaringan di belakangnya terlindungi. Uji klinis terbaru menunjukkan manfaat pada kasus tertentu, terutama kanker anak dan tumor dekat organ kritis. Namun hasilnya setara dengan IMRT pada banyak kanker dewasa. Indonesia belum memiliki fasilitas proton, sehingga pemilihan pasien harus cermat.
  • Setelah Larangan, Datanglah Pengawas: Menimbang KMK 963/2026 tentang Iklan Rokok dan Vape di Ruang Digital
    KMK HK.01.07/MENKES/963/2026 akhirnya memberi pedoman teknis untuk mengawasi iklan rokok dan vape di media sosial, situs web, dan aplikasi komersial. Aturan ini merinci bentuk iklan terselubung, verifikasi umur, dan alur pelaporan. Namun, ketiadaan tenggat penindakan, kewajiban pelantar, sanksi bagi pemilik merek, serta perlindungan data menyisakan celah serius yang perlu ditutup.
  • Piring, Waktu, dan Kebiasaan: Menata Pola Makan Sehat yang Realistis dan Berkelanjutan
    Hampir semua penduduk Indonesia kurang makan sayur dan buah, sementara obesitas terus meningkat. Artikel ini menguraikan enam prinsip pola makan sehat yang realistis: komposisi Isi Piringku, batas gula-garam-lemak, pengurangan pangan ultra-proses, protein lokal terjangkau, ritme makan, dan strategi membangun kebiasaan yang bertahan lama berbasis bukti ilmiah terbaru.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    baru nyoba berkreasi dengan 2 conky hehehe … belom baca manual … semoga bisa lebih dari yg default

    1. Avatar Cahya

      Oke, nanti saya baca panduan jadinya dari ahlinya kalau sudah bisa ya ????

  2. Avatar gadgetboi

    mana hasil kreasinya bli? 😀

    1. Avatar Cahya

      Laptopnya lagi mogok Mas. HDD ndak ke deteksi di menu boot bios, padahal di menu hdd bios ada.

      1. Avatar gadgetboi

        wah .. harus di flash lagi gitu firmware-nya? 😀

      2. Avatar Cahya

        Ha ha… Entah lah… bawa ke service center saja… ????
        23 Des 2014 11.11, “Disqus” menulis:

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca