Mengambil judul ????? – Melampaui Kesembilan Langit, novel “Transcending the Nine Heavens” merupakan salah satu xanxia yang menarik untuk dibaca. Di sana ada banyak xanxia, namun yang satu ini unik. Saya baru membaca terjemahan hingga bab ke-100 dari sekitar 2600 lebih yang sudah dipublikasikan pada novel aslinya hingga akhir cerita. Dan menurut saya, novel ini sangat layak untuk diikuti bagi penggemar xanxia.
Transcending the Nine Heavens mengambil tokoh utama seorang pendekar muda bernama Chu Yang, yang merupakan tuan ke-9 dari sebuah pedang pusaka legenda ‘Pedang Ujian Sembilan Langit’ – yang mampu menentang kekuasaan langit yang paling hakiki – yaitu takdir.
Chu Yang mengorbankan hampir semuanya, termasuk cinta dan asmaranya, demi memperdalam ilmu pedangnya dan mencapai kesempurnaan. Pedang Ujian Sembilan Langit terpecah-pecah menjadi sejumlah kepingan. Ketika Chu Yang berhasil menemukan lokasi kepingan kelima, dia masuk ke dalam perangkap dan diserang oleh banyak pendekar dari ketiga langit.
Terluka parah dan tidak mungkin bisa lolos, Chu Yang menggunakan teknik terlarang milik Pedang Ujian Sembilan Langit, dengan menikam pedang ke jantungnya sendiri, “Dengan darah yang mengaliri jantungku, sayuta ujian langit akan runtuh!”
Setelah menyaksikan seluruh penyerangnya musnah, Chu Yang mendapati otak di balik penyerangan tersebut ternyata tidak lain adalah kakak dari orang yang dikasihinya – Mo Tianji. Dengan demikian, pada akhirnya dia menutup matanya.
Namun ketika Chu Yang membuka mata kembali, dia menemukan dirinya di masa lalu ketika dia berusia enam belas tahun. Apakah ini bermakna roda takdir akan berputar ulang? Ataukah dia akan mampu mengubahnya?
Bagi saya, penulisan kisah dalam Transcending the Nine Heavens begitu apik, dan tiap karakter unik menjadi kuat – tidak semata-mata karakter yang lalu lalang begitu saja.
Novel ini tidak hanya berputar pada kekuatan yang merupakan segalanya, namun juga bagaimana seseorang bisa menggunakan akalnya untuk menciptakan strategi dalam menghadapi lawan-lawannya. Bagaimana membangun persahabatan, dan bagaimana menangani musuh-musuh yang menghadang di jalan. Dan bagaimana melawan kehendak langit dengan berusaha membalikkan takdir itu sendiri.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
[…] Evil Monarch”, dan menjadi salah satu karyanya yang cukup populer di bawah “Trancending the Nine Heavens“. Setelah membaca secara kilat ketiga belas buku/volume yang sudah lama terbit, ada […]
Tinggalkan Balasan