Kisah ini mengenai seseorang yang kecanduan madat (napza). Ia tidak mampu menghentikan kebiasaannya ini, seakan-akan ia berada dalam suatu kondisi yang membuatnya tidak sadar dan kehilangan kendalikan atas segala tindak tanduknya. Ia memang begitu tertarik dengan berbagai cara guna menghilangkan kecanduannya ini, namun tampaknya belum satu pun dari cara-cara itu yang berhasil.
Suatu ketika datanglah seorang suci (Sadhu) ke daerah tempat tinggalnya. Orang-orang sekitar berkumpul guna mendengarkan apa yang disampaikan oleh Sadhu tersebut. Sang Sadhu memberikan berbagai nasihat bagi mereka yang meminta, dan menghibur mereka yang bersedih atas kesulitan-kesulitan yang dihadapinya, dan berbicara di hadapan orang banyak. Orang malang dengan kecanduan itu pun datang padanya dan meminta petunjuk.
Sadhu berkata padanya, jika ia terus-menerus kecanduan maka kesehatannya akan semakin buruk, dan karena itu ia harus berhenti dari semua itu. Sadhu bertanya padanya, berapa banyak madat/candu yang ia gunakan setiap harinya. Dan diperlihatkankah madat dalam gumpalan yang biasa ia habiskan setiap hari. Sadhu lalu mengambil sejumlah kapur tulis yang sama berat dengan gumpalan itu. Pencandu itu diberi tahu bahwa ia boleh terus mengonsumsi madat setiap harinya namun tidak boleh menghabiskan lebih banyak madat dari pada berat kapur yang diberikan Sadhu padanya.
Orang yang kecanduan itu langsung senang, karena ia masih boleh mengonsumsi madatnya. Namun Sang Sadhu kemudian mengingatkan bahwa setiap hari dia harus menulis Om (aksara suci untuk nama Tuhan) sebanyak 3 kali di tembok atau papan dengan kapur tulis yang diberikan padanya.
Si pencandu pulang dan melakukan apa yang disarankan oleh Sadhu, demikianlah semakin hari kapur itu semakin mengecil karena digunakan terus, dan akibatnya madat yang dikonsumsi si pencandu pun semakin hari semakin sedikit . Pada akhirnya dia terbebas sama sekali dari madat.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Studi kohort Finlandia menemukan bahwa peminum kopi rutin memiliki lemak viseral lebih rendah dan massa otot lebih tinggi meskipun indeks massa tubuh serupa dibanding peminum kopi jarang. Pada pria, konsumsi kopi juga terkait dengan profil testosteron dan SHBG yang lebih baik, namun studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Faktor pria berkontribusi pada sekitar separuh kasus infertilitas pasangan, namun sering luput dari pemeriksaan awal. Artikel ini mengulas standar analisis sperma terbaru WHO edisi keenam serta bukti terkini mengenai pengaruh rokok, alkohol, berat badan, paparan panas, dan konsumsi gula terhadap kualitas dan integritas DNA sperma.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Bagaimana kalo dibuatkan cerita tentang ‘berhenti merokok ? setiap hari musti nambah satu bungkus rokok yang harus dihabiskan. lama-lama ? hehehe…
.-= PanDe Baik´s last blog ..Absensi Rekan SMA lewat FaceBook =-.
Kalau cerita itu sudah ada Bli, sepertinya saya pernah baca di sebuah tabloid modern beberapa tahun yang lalu. Tentang seorang bintang iklan rokok yang populer di negeri barat sana.
Ketika diceritakan ia sudah berhenti morokok, karena harus terbaring di ranjang dengan alas es dengan belasan suntikan anestesi setiap hari untuk menghilangkan rasa sakit yang dideritanya. Kadang ngeri juga mendengar cerita seperti itu.
.-= Cahya´s last blog ..Ketagihan Obat Anti Nyeri? (Penyalahgunaan Narkotika) =-.
Tinggalkan Balasan